Sambut Positif Regulasi Pemain U-23

MALANG KOTA – Regulasi Liga 1 yang mewajibkan setiap tim mengontrak tujuh pemain muda (berusia 23 tahun ke bawah) disambut positif skuad Arema FC. M. Rafli, pemain muda yang sudah dua tahun menjadi bagian tim Arema FC, menyebut bahwa regulasi itu bakal memberi dampak positif.

”Regulasi itu sangat penting. Itu menjadi bagian dari upaya PSSI dalam pembinaan pemain usia muda,” kata Rafli usai latihan di Stadion Gajayana Kamis (2/5).

Dia berkaca pada 2017 lalu, ketika operator Liga 1 juga mewajibkan setiap klub mengontrak pemain muda. Kala itu, jumlah minimalnya lima pemain.

Bahkan, dalam setiap laga, klub juga wajib memainkan, minimal tiga pemain U-23. Minimal selama 45 menit.

Rafli menjadi salah satu pemain yang merasakan dampak positif regulasi itu. Bersama Hanif Sjahbandi dan Nasir, Rafli mendapatkan menit bermain yang cukup banyak di Liga 1 2017.



Meski regulasi itu tidak berlanjut di musim 2018, Rafli tetap dipercaya tampil, menjadi starter di sejumlah laga.

Jebolan Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) ini menyatakan bahwa, bagi pemain muda, jam terbang itu penting. ”Ini bisa meningkatkan kemampuan pemain muda,” kata pemain yang beberapa kali dipanggil memperkuat timnas kelompok umur itu.

Musim ini belum diketahui apakah setiap klub juga wajib memainkan pemain U-23. Andaikan tidak, Rafli juga tidak mempermasalahkannya.

Pemain muda, terutama yang baru bergabung musim ini, tetap bisa merasakan manfaat besar. ”Paling tidak bisa merasakan latihan bersama (tim senior),” kata Rafli.

Rafli menyatakan, Arema FC memiliki banyak pemain senior yang bisa jadi panutan bagi pemain muda. ”Saya sudah tiga tahun di sini jadi sudah menyatu, kalau adanya pemain senior di sini itu sangat membantu, mereka mengayomi, jadi tidak takut, dan lebih rileks,” kata Rafli.

Sebagai informasi tambahan, musim ini Arema FC mengontrak tujuh pemain muda. Selain Rafli, ada Hanif Sjahbandi, Jayus Hariono, Vikrian Akbar, Zidane Pulanda, Titan Agung Bagus, dan Andriyas Francisco.

Pewarta               : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Indra Mufarendra
Fotografer          : Aris Dwi Kuncoro