Sambut Pancaroba, DPUPR Kota Batu Babat 180 Pohon

KOTA BATU – Peralihan musim yang ditandai dengan cuaca ekstrim, salah satunya berupa angin kencang dan menyebabkan pohon tumbang diperkirakan akan mencapai puncak pada Agustus mendatang. Untuk meminimalisir bencana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu melakukan pengecekan dan penebangan untuk pohon yang rawan tumbang.

“Untuk saat ini data yang masuk ada sekitar 180 pohon yang rawan tumbang baik di jalur kota maupun jalur provinsi,” jelas Munsif Fanani Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Batu. Ia juga mengungkapkan pihaknya bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dalam penebangan pohon tersebut.

Fanani menjelaskan, pohon yang akan ditebang setidaknya telah mati sekitar 3 hingga 5 tahun dan memiliki tinggi lebih dari 5 meter dan berdiameter lebih dari 30 cm. Ia juga menambahkan pohon yang telah ditebang nantinya akan ditanami pohon baru sehingga regenerasi tumbuhan dan pepohonan di Kota Batu bisa terus berlanjut.

“Dalam pemotongan pohon setidaknya satu hari untuk satu pohon. Karena pohon yang akan ditebang termasuk dalam kategori pohon besar,” jelas Fanani. Ia juga menuturkan penebangan pohon ini merupakan salah satu upaya jemput bola untuk menghindari resiko terjadinya korban akibat angin kencang yang bisa menumbangkan pohon.

“Seperti di Jalan Semeru ini yang kami tebang sudah dari pukul 10.00 dan setidaknya selesai sampai pukul 17.00 karena pohon sonokembang ini memiliki tinggi 10 meter dan diameternya sekitar 60 cm,” pungkasnya.



Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia