Sambut Hari Kartini, SMAN 6 Gelar Javaheksa Festival

KOTA MALANG – Berbagai cara dilakukan SMAN 6 Kota Malanguntuk melestarikan budaya jawa. bersamaan dengan peringatan hari kartini, SMA yang beralamat di Jalan Mayjen Sungkono No 58 itu menggelar event Javaheksa Festival 2019.

Acara yang berlangsung sejak 18-22 April 2019 itu diisi berbagai kegiatan mulai dari lomba tari tradisional, nembang, lomba bazar, stand up komedi hingga pameran literasi. Tak hanya lingkup internal, acara tersebut juga diikuti oleh peserta luar sekolah terdiri dari perwakilan SMP/MTS sederajat se-malang Raya.

Untuk lomba eksternal, ada dua lomba yang digelar di aula SMAN 6 Malang, Kamis (18/4). Yakni, Nembang Jawa dan Tari Tradisional. Keduanya diikuti oleh seluruh SMP/MTs se-Malang Raya. Javaheksa Festival 2018 kemudian ditutup dengan agenda pemilihan dan penobatan Putera-Puteri Smariheksa –sebutan SMAN 6 Kota Malang.

Kepala SMAN 6 Malang Hari Wahjono mengungkapkan, Javaheksa Festival 2018 mengangkat tema Wani Ngrekso Saka Lunturing Budaya. “Wani Ngrekso artinya berani menjaga. Saka Lunturing Budaya, berarti dari lunturnya budaya daerah. Maksudnya kita mengajak seluruh warga SMAN 6 untuk berani menjaga banyak hal penyebab dari hilangnya budaya. Salah satu bentuk berani kita, ya dengan mengadakan event rutin Javaheksa Festival ini untuk melestarikan budaya bangsa,” urai dia.

Secara konsep, tidak banyak perbedaan dari Javaheksa Festival 2018 lalu. Termasuk, untuk tahun ke lima ini, semua siswa, guru juga diwajibkan menggunakan bahasa Jawa, baik dalam sambutan maupun berbincang. Bahkan dalam pembelajaran sehari-hari, pihak SMAN 6 juga menunjuk hari khusus Bahasa Jawa.



“Selain melestarikan budaya daerah, melalui event ini kita juga ingin mengajarkan pendidikan budi pekerti, unggah ungguh dan sopan santun. Dengan begitu, harapannya, sekolah kita bisa menjadi sekolah jujugan dan tidak dinomorduakan,” terang Hari.

Terpisah, dua tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) di SMAN 6 Kota Malang, pada Mei nanti akan mengikuti seleksi final di Bandung (skala Nasional) dan di Malaysia, mewakili Indonesia di ajang internasional. Sebelumnya, salah satu siswa SMAN 6 juga menjadi juara sepeda di Malaysia.

“Sekarang kami mengupayakan bagaimana prestasi akademik bisa mengimbangi prestasi non akademik yang selama ini sudah sering kita dapatkan,” pungkas Hari.

Pewarta: Binti
Foto: Binti
Penyunting: Fia