SAMAWI Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf






JawaPos.com – Dukungan kepada Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin terus mengalir. Sekarang giliran Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) yang mendeklarisikan dukungan.





Koordinator Wilayah SAMAWI Sumut Rudi Suntari mengatakan, pihaknya komitmen mendukung Jokowi karena sudah terbukti membangun berbagai infrastruktur. “Tanya hati kami, apakah kami sudah merasakan pembangunan yang dilakukan Pak Jokowi atau belum. Kami harus jujur dan tidak menilai kinerja Jokowi secara nyata serta bukan berdasarkan kebencian,” katanya di sela deklarasi di Hotel Madani, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (14/10).





Wakil Koordinator Nasional SAMAWI Ahmad Riwan Hasibuan menambahkan, pemenangan Jokowi harus dilakukan dengan cara-cara yang cerdas dan menghindari informasi bohong atau hoax. Cara ini akan membuat kinerja mereka semakin mudah dalam memenangkan Jokowi. “Prinsipnya kami harus menang dengan cara-cara yang senang. Bukan karena menyebar hoax atau menyebar ujaran kebencian,” ujarnya.





Hal yang sama disampaikan Sekretaris Nasional SAMAWI Aminuddin Maruf. Menurutnya, Sumut menjadi salah satu daerah yang menjadi target pergerakan untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.





Pergerakan akan dilakukan dengan merangkul seluruh kalangan pemuka agama. Mulai dari masyarakat pedesaan hingga kelompok-kelompok masyarakat lain. Satu hal yang mereka tegaskan bahwa pemenangan harus dilakukan dengan menghindari penyebaran ujaran kebencian maupun informasi bohong.





“Intinya, kami cukup menyampaikan apa-apa saja program riil yang sudah dikerjakan Pak Jokowi. Kami ingin memberikan pencerdasan politik kepada masyarakat bahwa yang menjadi pertimbangan adalah kinerja nyata dari calon presiden. Masyarakat tentu akan dapat menilai dengan baik siapa yang terbaik,” pungkasnya.






Sementara itu, acara deklarasi diselingi dengan pengumpulan donasi untuk membantu korban gempa dan tsunami di Donggala di Sulawesi Tengah. Serta untuk korban bencana di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut.






(pra/JPC)