Salawat Silaturahmi Kebangsaan Menggaung di Unikama

KOTA MALANG – Gema salawat dari ribuan jamaah yang hadir menggaung keras di Lapangan Rektorat Universitas Kanjuruhan Malang, Senin, (15/7) malam ini. Acara tahunan Unikama yang selalu ditunggu-tunggu, bertajuk Unikama Bersholawat akhirnya diadakan kembali di tahun 2019 ini.

Acara yang menjadi satu rangkaian dengan Dies Natalies Unikama ini mengangkat tema yang spesial dan tak biasa tahun ini. “Tahun ini bertajuk Silaturahim Kebangsaan, yang artinya dengan salawat ini kita harapkan mampu mempererat kebersamaan diantara kita,” papar Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Malang, Drs H Soedja’i ditemui sesaat sebelum acara dimulai.

Mengundang langsung Maulana Habib Muhammad Lutfhi bin Ali bin Yahya yang datang langsung spesial dari pekalongan, menambah semarak acara malam ini. Kharisma habib asal Pekalongan ini efektif menjadi magnet Pun Habib Husein bin Lutfhi bin Yahya jamaah untuk berbondong-bondong datang dan ikut bersalawat bersama.

Halaman Rektorat Universitas Kanjuruhan kampus yang berada di Jalan S. Supriadi no 48 Kota Malang ini pun riuh terdengar merdu kalimat salawat yang tak henti-hentinya dikumandangkan. Diselimuti dinginnya malam Kota Malang, acara yang berlangsung hingga malam ini tak menyurutkan para jamaah untuk terus mengumandangkan puji pujian kepada Sang Pencipta.

“Lewat salawat ini, Unikama ingin meningkatkan paham kebangsaan juga, karena perguruan tinggi ini memiliki ciri khas kebangsaan yang tinggi,” papar Soedja’i lagi.

Menurut Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian, M.Si, Unikama sebagai kampus yang menyandang predikat Multicultural University atau kampus yang punya berbagai budaya didalamnya namun tetap akur adalah bukti nyata silaturahmi kebangsaan yang berjalan selama ini.

“Kita juga mengajak warga Malang Raya, Kabupaten Malang, Kota Malang bahkan Kota Batu untuk ikut berdoa, bersalawat dengan tujuan untuk perdamaian Indonesia,” sebut Pieter.

Acara ini memang dibuka untuk umum. Selain masyarakat yang hadir, mahasiswa juga civitas akademika pun turut ikuti acara ini. “Ya bisa dibilang semua kalangan. Yang targetnya kita terus berupaya menghadirkan nuansa kebangsaan itu menjadi ciri khas ini di sini, sehingga tercipta suasana kebersamaan, persatuan, dan visi misi Unikama pun tercapai,” tandas Pieter.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia