Salah Sebut Pemenang, Kholid Ikhlas Penghargaan Diberikan ke Sekolah

MALANG KOTA – Kholid Mawardi Armadani, salah satu siswa SMA Islam Batu nampak panik ketika juri menyebutkan nama juara ke-3 lomba membuat keramik dalam Festival Cipta Desain Keramik Rabu (29/8) lalu di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keramik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang.

Kholid panik lantaran namanya tidak disebutkan oleh pihak juri. Padahal, karya yang dimenangkan berasal dari tempatnya membuat keramik. Juri menyebut teman satu selolahnya,Nanang Dwi Andika sebagai juara ke-3.

“Tadi berangkatnya tidak bersamaan. Kholid didaftarkan teman-teman lainnya dan tidak diberitahu jika ada nomor duduknya. Ternyata yang didudukin tempatnya Nanang,” ujar Nurul Jannah, salah satu teman keduanya.

Nanang terlihat malu dan turun dari panggung. Tak lama, salah satu guru pendamping dari SMA Islam Batu naik ke atas panggung untuk menggantikan Nanang dan Kholid.

“Untung satu sekolah, jadi penghargaan nya diberikan kepada sekolah. Kholid juga sudah menerima hal itu,” tambahnya.



Panitia penyelenggara menyampaikan jika kesalahan murni dari peserta dan mereka mencoba lebih berhati-hati dalam menyebutkan pemenang. “Untuk hal ini, kesalahan murni berasal dari peserta dan bukan dari panitia. Kami coba menyebutkan dengan benar untuk katergori kedua,” tutur salah satu panitia.

Pewarta: Naomi
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Naomi