Sajikan Atraksi Lighting, Pembukaan PIONIR IX UIN Malang Cetak Sejarah Baru

AKOTA MALANG – Malam Pembukaan PIONIR (Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset) IX UIN (Universitas Islam Negeri) Malang hari ini (15/7) sangat megah, spektakuler, dan berbeda dari gelaran 2 tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, PIONIR IX UIN Malang ini mencetak sejarah acara pembukaan pertama kali yang diadakan pada malam hari dengan permainan lighting yang super wow.

“Tahun ini (PIONIR IX) pertama kalinya loh diadakan pada malam hari. Dengan lampu lighting dimana-mana,” terang Wakil Rektor III UIN Malang, Isroqunnajah saat acara berlangsung.

Tak ketinggalan ada atraksi kembang api yang mengudara usai Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin memencet tombol tanda PIONIR IX dibuka. Begitu terasa getaran teriakan senang para peserta melihat keindahan atraksi tersebut. Apalagi saat itu lighting warna warni juga turut dimainkan.

Hal kedua yang tidak akan ditemukan di PIONIR lain adalah bagaimana panitia menyediakan tempat penginapan. Sebelumnya kontingen menginap di tempat terpisah. Antara satu kontingen daerah dengan daerah lain berjauhan.

“Membawa jargon spirit of unity kita ingin mereka berdekatan, berinteraksi secara dekat. Kita manfaatkan mahad yang ada untuk mereka. Kita jadikan satu tempat tinggalnya,” sambung dia.



Sementara hal terakhir yang juga mencatat sejarah di event 2 tahun sekali ini adalah mengenai venue. PIONIR IX satu-satunya yang mengadakan kompetisi dengan kerjasama sebuah mall. Yakni menggunakan Lippo Plaza Batu sebagai venue beberapa kompetisi seperti peragaan busana.

Sebagai informasi, PIONIR diikuti 58 PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Nasional) dengan jumlah kontingen 3292. Untuk kompetisinya akan dimulai besok (16/7) hingga 21 Juli 2019. Dalam penjurian PIONIR IX juga bekerjasama dengan KONI dan Kemenpora.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia