Rubah Diselatan Awali Single Rainbow After Rain dengan Tembang Macapat di Musicversary Folk Fest

KOTA MALANG – Suasana Musicversary Folk Fest di Graha Cakrawal UM malam ini (28/8) mendadak etnik. Gara-gara ketukan musik perkusi dan tembang macapat yang dinyanyikan vokalis Rubah Diselatan.

Dengan suara bak sinden, Mellinda (vokalis) melantunkan tembang macapat atau puisi tradisional jawa dengan fasih.

Usai melantunkan puisi jawa itu, musik perkusi berdendang. Para penonton berteriak histeris. Sesekali Mellinda mengangguk-anggukkan kepalanya mengikuti irama ketukan perkusi.

“Don’t ask me why if you never say Hay. Remember huge winds blow on high hills. Remember this life is just a big wheel. Sometimes we go up, then sometimes we go down,” nyanyi Mellinda.

Lagu Rainbow After The Rain ini sukses membuat penonton berteriak kencang. Sebelum mencapai lirik reff, Mellinda dan permain perkusi etnik, Ronie mengajak penonton membuat irama dari tepukan tangan. Ronie sendiri menepuk panggung.



“Can you see the light? Shining so bright? Can you see the light?,” lanjut Mellinda sambil tersenyum.

Tak terasa musik ini sangat syahdu sampai ke hati. Mata para penonton seakan tak mau lepas dari aksi panggung Rubah Diselatan yang memukau.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Elsa Yuni
Penyunting: Fia