Ruang Tunggu Berbentuk Taman di Stasiun Gambir Terlihat Instagramable

JawaPos.com – Inovasi terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di musim libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2019. Kali ini di Stasiun Gambir menyediakan ruang tunggu bernuansa taman. Fasilitas ini dibuat untuk semakin memanjakan penumpang.

Ruang tunggu ini berada di lobby selatan Stasiun Gambir atau tepatnya dibawah tangga yang akan mengarah ke peron penumpang untuk menunggu kereta. Penumpang harus terlebih dahulu melewati pos pengecekan tiket sebelum bisa memasuki ruang tunggu yang intagramable ini.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan pihaknya menyedikan fasilitas sepeti itu untuk dinikmati para pemudik sembari menunggu jadwal keberangkatan keretanya. Diharapkan bisa mengurangi rasa bosan penumpang. “Kita juga mengalami peningatakan fasilitas yang bisa dinikmati pemudik di Gambir,” kata Eva kepada wartawan, Kamis (30/5).

Ruang tunggu bernuansa taman ini, lanjut Eva, diharapkan bisa menjadi salah satu lokasi untuk para penumpang gemar berswa foto. “Sehingga kita harapkan musimnya orang selfie, melalui Instagram dan sosmed lainnya menjadi salah satu lokasi yang nyaman atau dapat digunakan calon pemudik mengabadikan momen,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Stasiun Gambir Rizki Afrida mengatakan pengadaan tempat duduk bernuansa taman ini memang program baru yang diadakan baru tahun ini. Hal ini agar menyajikan pandangan berbeda, jika selama ini stasiun hanya identik dengan ruang tunggu dengan kursi besi, kali ini ada tempat duduk yang kekinian. “Kita juga sekarang ada tambahan tempat duduk-duduk yang nyaman kalau sekarang bilang instagramable,” imbuhnya.

Ruang tunggu taman ini disambut baik oleh Triyan, 27. Dia mengaku senang dengan keberadaan ruang tunggu ini. Hanya saja dia berharap bisa diperbesar. selain itu letaknya di balik tangga pun membuat banyak orang tidak tahu ada tempat menunggu di situ. Sehingga nnampak belum banyak yang duduk di lokasi baru itu.

“Enak sih tempatnya, cuma kayak kurang luas gitu. Dan kurang jelas dilihatnya karena di balik tangga. Jadi kayaknya banyak yang nggak tahu,” ungkapnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan