RTH CPI Pantai Losari Ditarget Rampung Sebelum Ramadan

JawaPos.com – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus digenjot. Proyek yang biaya operasionalnya ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan itu ditargetkan rampung awal Mei 2019 atau sebelum Ramadan.

“Pembangunan sedang dikebut agar dapat digunakan menjelang bulan puasa. RTH ini bisa dimanfaatkan untuk sarana rekreasi warga dan berolahraga. Nama yang diberikan nantinya pun akan bernuansa lokalitas,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (20/3).

Progres pembangunan telah mencapai 86 persen. Sedikit lagi, tahap perampungan sepenuhnya dilaksanakan. RTH diklaim sebagai upaya dari BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelaraskan program pemerintah. Terutama dalam menghadirkan wadah lingkungan hijau dan dimanfaatkan masyarakat dalam melaksanakan beragam aktifitas.

Pengadaan RTH sebagai tindak lanjut atas penandatanganan Nota Kesepahaman yang telah dilakukan pada November 2017. Tujuannya untuk mendekatkan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat melalui penyediaan sarana umum.

Sarana yang dibangun kemudian dihibahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk dikelola selamanya. Ini merupakan bentuk kontribusi BPJS untuk keindahan Kota Makassar. “Ini dibayai BPJS Ketenagakerjaan dari program tanggung jawab sosial lingkungan, semacam CSR. Jadi dibangun BPJS dan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Sulsel untuk dikelola,” terang Agus.

Hal tersebut sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Selasa (19/3) kemari. Dalam pertemuan sekaligus dibahas terkait pembangunan landmark yang akan menjadi salah satu ikon Kota Daeng. Selain itu, juga beberapa pembahasan pokok lainnya seperti perlindungan pekerja yang berstatus non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sulsel.

“Pemprov juga telah memberikan perlindungan di Sulsel. Khususnya membuat imbauan untuk memberikan perlindungan pada pekerja non-ASN. pekerja kontrak di lingkup Pemprov Sulsel,” terang Agus.

Editor           : Sofyan Cahyono

Reporter      : Sahrul Ramadan