Rp 900 Juta untuk Plengsengan Ambrol

MALANG KOTA – Musim hujan beberapa waktu lalu menyisakan sejumlah pekerjaan rumah bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Sejumlah kejadian tanah longsor yang menyebabkan plengsengan sungai dan dinding penahan tanah ambrol akan segera diperbaiki. Total ada anggaran Rp 900 juta yang bisa digunakan untuk perbaikan tersebut.

Kasi Rekonstruksi BPBD Kota Malang Zerry Rizky menyatakan, kegiatan rekonstruksi pascabencana akan segera dilakukan. Menurut dia, Pemkot Malang segera memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat longsor. ”Rekonstruksi ini diharapkan bisa membantu warga untuk yang terkena dampak tanah longsor,” ucapnya saat halalbihalal di Balai Kota Malang Senin (10/6).

Saat ini, upaya rekonstruksi sudah melewati tahap desain perencanaan dan sedang dalam proses pengadaan barang dan jasa. Total ada 8 lokasi yang akan dilakukan rekonstruksi. Yakni di Kelurahan Polehan, Jodipan, Tlogomas, Bandungrejosari, Tanjungrejo, dan Tulusrejo. ”Rata-rata rekonstruksi dinding penahan tanah dan plengsengan,” bebernya.

Zerry melanjutkan, rekonstruksi tersebut bagian dari aspirasi warga yang masuk lewat Musrenbang. Permintaan perbaikan plengsengan menurut dia paling banyak ditunggu warga. ”Ya karena saat hujan kemarin kan ada yang kena longsor. Rata-rata itu,” tandasnya.

Sementara Pejabat Pengadaan Barang Jasa BPBD Kota Malang Mahfuzi menyatakan, pihaknya sudah menerima berkas dokumen pengadaan. Dia akan segera melemparkannya ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Semuanya merupakan konstruksi sipil, yaitu revetment atau dinding penahan tanah dengan total anggaran Rp 900 juta. ”Kami harap masyarakat bersabar sebentar. Kami segera lalukan perbaikan,” pungkasnya.



Pewarta : Fajrus Shidiq
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Ahmad Yani