Rp 800 Juta untuk Dua Desa di Kabupaten Malang

KEPANJEN – Fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memenuhi kebutuhan sanitasi berbuah apresiasi. Kemarin (18/7) bertempat di Prima Plaza Hotel Sanur, Bali, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI memastikan bakal menyalurkan bantuan untuk Kabupaten Malang. Jenis bantuannya berupa pembangunan septic tank komunal di dua desa.

”Nanti dibangun di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, dan Desa Kebongagung, Kecamatan Pakisaji,” terang Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.

Masing-masing desa bakal mendapatkan dana pembangunan Rp 400 juta. ”Pembangunan akan segera dimulai. Targetnya tahun ini semua sudah selesai,” sambung Wahyu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, awalnya ada 10 desa yang diusulkan untuk menerima bantuan. Setelah melalui beberapa tahapan, hanya 2 desa yang dinyatakan lolos. Salah satu pertimbangan yang dipakai Kemen PUPR, yakni tanah yang digunakan harus tercatat sebagai aset Pemkab Malang.

”Yang lain itu menggunakan tanah bengkok, jadi tidak bisa mendapatkan bantuan,” sambung mantan camat Tajinan tersebut.

Jika ditotal, nanti bakal ada 140 sambungan rumah (SR) yang bisa memanfaatkan septic tank komunal. Untuk Desa Kebonagung, Pakisaji, 80 SR baru bakal difasilitasi. Sementara di Desa Sitirejo, Wagir, bakal mengakomodasi 60 SR baru.

”Kapasitasnya memang tidak banyak karena luas lahannya juga sedikit. Hanya 36 meter persegi yang digunakan untuk pembangunan,” sambung dosen Planologi ITN Malang tersebut.

Secara khusus, Bupati Malang Dr H. Rendra Kresna kemarin (18/7) menandatangani kepastian adanya bantuan dari Kemen PUPR. Selanjutnya, Pemkab Malang bakal mendampingi dalam hal pembangunan. Untuk pengelolaan, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) bakal memimpin.

”Kami hanya mendampingi, untuk teknisnya langsung KSM. Mereka nantinya yang bertanggung jawab penuh,” tutup Wahyu.

Pewarta: Hafis Iqbal
Penyunting: Bayu Mulya
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: DPKPCK