Rp 384 Juta Untuk Amankan Pilgub

Pemilihan gubernur (Pilgub) masih kurang dua bulan lagi. Antisipasi gangguan keamanan dan keteriban dalam penyelenggaraan di Kota Batu, sedikitnya 1200 pasukan dari Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan disiagakan. Anggaran Rp 384 juta juga dikucurkan, untuk berlangsungnya pemilahan kepala daerah (pilkada) serentak ini berlangsung lancar tanpa gangguan.

KOTA BATU -Pemilihan gubernur (Pilgub) masih kurang dua bulan lagi. Antisipasi gangguan keamanan dan keteriban dalam penyelenggaraan di Kota Batu, sedikitnya 1200 pasukan dari Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan disiagakan. Anggaran Rp 384 juta juga dikucurkan, untuk berlangsungnya pemilahan kepala daerah (pilkada) serentak ini berlangsung lancar tanpa gangguan.

Kasatpol PP Kota Batu Robiq Yunianto mengatakan, persiapan personil akan dimulai pada pekan depan. Terutama, untuk pengamanan yang ada dibawah Satpol PP Kota Batu. “Pada selasa pekan depan ini, kami akan siapkan pembekalan untuk Linmas sebagai persiapan pengamanan dalam Pilgub mendatang,” kata dia. Pengamanan pemilihan gubernur atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini, bakal dilakukan dengan ketat.
Robiq tidak ingin adanya hal yang tidak diingikan yang menggagu dan merusakpesta demokrasi masyarakat ini. Sebanyak 1200 pesonil diturunkan dalam pengamanan, Jika ada 411 TPS di Kota Batu, artinya ada 2 sampai 3 Linmas yang mengamankan setiap TPS. Namun, jumlah personil itu nantinya akan dibagi untuk di dalam TPS ada 822 personi, dan sisanya 378 personil ada di luar TPS.

Jumlah tersebut, nantinya masih akan ditambah dari TNI dan Polri. Dalam pesta demokrasi ini, memang tidak ingin main-main. Segala, potensi kecil adanya ancaman yang ingin membuat pilkada tidak sukses terus dilakukan. Namun, menurut Robiq, sejauh ini di Kota Batu semuanya masih berjalan dengan lancar, daerah rawan juga belum ada. “Sampai hari ini semuanya masih aman,” kata dia.

Anggaran yang cukup besar, yakni Rp 384 juta, lanjut Robiq, dikucurkan untuk personil pengamanan ini. Yang nantinya ini, akan diplot untuk beberapa kegiatan pengamanan.mulai pelatihan pengamanan, apel siaga, pengendalian keamanan dan ketertiban. Materi mengenai pembekalan pengamanan juga dilakukan. “Sekarang ini kami susun materinya, yang nantinya akan kami sampaikan saat pelatihan selasa depan ini,” terang dia. Dalam pengamanan dari Linmas, lanjut Robiq, nantinya memang dibagi menjadi dua.

“Yang di dalam TPS itu nanti dari KPU langsung, sedangkan yang non TPS itu kami yang menyiapkan,” kata dia. Non TPS yang dimaksudkan adalah, pengamanan yang ada diluar TPS seperti mulai dari pengamanan surat suara, distribusi, dan sampai pengawalan surat saura. Sedangkan peran personil pasukan Satpol PP juga turut melakukan pendampingan. “Kalau kami sekarang ini sudah bekerja dalam pengamanan, seperti penertiban APK (alat peraga kampanye) dari laporan Panwaslu. Itu, dari kami yang menertibkan,” kata dia.



penyunting : Aris Dwi