Rp 123 Juta untuk Cetak Alat Peraga Kampanye

KOTA BATU – Pertemuan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dengan masing tim kampanye pilgub (pemilihan gubernur) Jawa Timur beberapa waktu lalu menghasilkan keputusan baru.

Pencetakan APK (alat peraga kampanye) akan dicetak oleh KPU Kota Batu. Besaran biaya untuk percetakan sebesar Rp 123 juta. Dengan APK yang sudah disediakan KPU itu diharapkan tidak ada APK liar.

Ketua KPU Kota Batu Rochani menjelaskan, anggaran untuk APK, alat peraga sosialisasi (APS), dan berbagai formulir untuk keperluan pilkada dikelola oleh masing-masing KPU kota dan kabupaten.

”Ada pendelegasian dari KPU provinsi ke masing-masing KPU di kota dan kabupaten di Jawa Timur. Itu untuk keperluan APS, APK, dan form model A (pengumuman daftar pemilih sementara) dan beberapa yang lainnya,” kata dia Kamis lalu (15/3).

Untuk semua kebutuhan itu, lanjut Rochani, kurang lebih anggaran yang dikelola KPU Kota Batu sebesar Rp 123 juta.



”Itu untuk termin pertama. Mungkin nanti ada lagi. Namun kami masih belum tahu kepastiannya. Bisa jadi nanti ada anggaran untuk iklan di media massa dan lainnya,” ujarnya.

Mengenai desain APK, kata dia, juga sudah ada ketetapan dari KPU Provinsi Jawa Timur. ”Kami menyesuaikan kalau desain, karena sudah ditentukan,” tutur Rochani.

Dia menambahkan, masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sedikitnya akan mendapatkan 5 baliho, 30 umbul-umbul per kecamatan, dan 24 spanduk.

”Kalau tidak salah itu ada 5 baliho dan 10 umbul-umbul (untuk 3 kecamatan, jadi 30 umbul-umbul, Red), dan spanduk 1 per desa (untuk 24 desa dan kelurahan) di Kota Batu,” kata dia.

Meski sudah mendapatkan fasilitas APK ini, nantinya tim kampanye (pemenangan) bisa menambah sendiri. ”Mereka bisa menambah 150 persen dari yang sudah ditetapkan itu. Jadi, untuk baliho yang bisa tambah 8 nanti jadi 13 di Kota Batu,” ungkap dia.

Sekarang ini APK yang dari KPU Kota Batu sudah mulai dilakukan percetakan setelah pertemuan dengan masing-masing tim kampanye pasangan calon beberapa waktu lalu.

”Untuk jasa percetakan yang digunakan sudah disepakati. Nanti, dalam dua atau tiga hari ke depan, kami harapkan sudah selesai dan bisa dipasang,” kata dia.

Dengan adanya fasilitas ini, Rochani berharap, itu bisa jadi sarana untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada nanti. Dia menargetkan, kurang lebih ada 80 persen partisipasi pemilih pada pilkada kali ini.

”Nantinya untuk titik pemasangan APK juga sudah ditentukan di tempat yang sudah disetujui,” tukas dia.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Aris Syaiful
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Darmono