Rp 12 M untuk Terangi Wajah Kota

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berupaya agar seluruh area di perkotaan terang benderang. Hal itu terlihat dari banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang dipasang. Tahun 2018 ini, duet kepemimpinan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko itu mengalokasikan dana Rp 12 miliar.

Dana itu digunakan untuk pengadaan sekaligus pemasangan di 1.242 titik. Rencananya, pemasangan dilakukan menyebar di lima kecamatan. Mulai Kedungkandang, Lowokwaru, Klojen, Blimbing, dan Sukun.

Kabid PJU Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Malang Agus Sunarhadi menyatakan, anggaran pemasangan PJU di-plot dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) 2018. ”Anggarannya sudah disetujui di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini,” ujar Agus, kemarin.

Karena akhir Desember 2018 harus tuntas, pihaknya mengebut pengerjaan. Setiap hari ditargetkan memasang sekitar 27 titik PJU. ”Kami punya waktu sekitar 1,5 bulan. Kami optimistis tuntas tepat waktu,” ucapnya.


Dia menambahkan, lampu yang digunakan untuk PJU tersebut sudah berjenis light emitting diode (LED). Jenis ini dipilih karena hemat energi. Perlu diketahui, tiap bulan pemkot mengeluarkan dana sekitar Rp 2,2 miliar untuk listrik PJU. Padahal, pada 2015 lalu mencapai Rp 2,8 miliar per bulan. Praktis, masih ada penghematan Rp 600 juta per bulannya.

”Jenis ini (LED) lebih hemat listriknya,” ujar dia. Pihaknya mengimbau kepada semua masyarakat agar ikut membantu merawat PJU. Terutama dalam merawat tiang PJU tersebut. ”Kami imbau agar semua warga ikut menjaga kebersihan tiang PJU,” terangnya.

Sesuai data Disperkim Kota Malang, kebutuhan PJU di Kota Malang mencapai 36.000 titik. Tapi hingga kini masih tersedia sekitar 20.000 titik PJU. Praktis, masih ada kekurangan sekitar 16 ribu titik PJU di seluruh Kota Malang ini.

Program pemasangan ribuan PJU itu menjadi prioritas pemerintahan Wali Kota Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Pemasangan PJU itu masuk program 99 hari kerja Sutiaji-Edi. Program 99 hari ini merupakan penjabaran dari 4 poin penting dalam visi-misi pemerintahan Sutiaji-Edi.

Pewarta: Imam Nasrodin
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Mahmudan