Ribuan Bocah Difabel ini Akan Didanai Pemerintah

MALANG KOTA - Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Malang Sri Wahyningtyas menyatakan, pihaknya mencatat ada 1.400 anak penyandang disabilitas. Dia yakin jumlahnya bisa bertambah. Sebab, masih ada orang tua yang tertutup.

MALANG KOTA – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Malang Sri Wahyningtyas menyatakan, pihaknya mencatat ada 1.400 anak penyandang disabilitas. Dia yakin jumlahnya bisa bertambah. Sebab, masih ada orang tua yang tertutup.

”Kami coba memperbarui terus, namun terkendala keluarga. Ada yang takut, ada pula yang mampu merawatnya sendiri,” kata Yuyun, sapaan akrab Sri Wahyuningtyas.

Yuyun menegaskan, pauyugan Lentera Kasih tidak mendapatkan kucuran anggaran dari pemkot. Mereka bergerak secara sukarela. ”Ke depan, akan kami anggarkan. Saat ini, kami juga menanti kepedulian donatur,” kata perempuan yang pernah menjabat kepala dinas pendidikan (kadisdik) tersebut.

Yuyun berharap keberadaan paguyuban Lentera Kasih memicu kecamatan lain untuk mendirikan paguyuban serupa. Menurut Yuyun, semakin banyak paguyuban orang tua penyandang disabilitas, semakin tinggi perhatian untuk ABK.

”Saat ini baru ada di Kecamatan Blimbing. Namun, ada komunikasi yang intens dengan kecamatan lainnya,” kata Yuyun.