Rhenald Kasali: Jangan Cengeng Hadapi Perubahan

Prof Rhenald Kasali PhD saat memberi materi dalam Seminar Nasional Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Malang, di Atria Hotel Malang, Selasa siang (28/11).

MALANG KOTA – Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali PhD hadir dalam Seminar Nasional Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Malang, di Atria Hotel Malang, Selasa siang (28/11).

Dalam seminar bertajuk The Shifting Era – Antara Peluang dan Tantangan Marketing Outlook 2018 itu, Rhenald banyak membahas soal perubahan teknologi yang saat ini sedang terjadi. “Jangan hadapi perubahan dengan cengeng. Hadapilah dengan berani,” pesannya kepada 525 peserta seminar yang hadir.

Rhenald mengibaratkan perubahan itu seperti membeli sepatu baru. Dimana kaki kerap sakit saat awal menggunakannya. “Awalnya kaki akan lecet. Tapi tidak akan lama. Setelah itu anda akan tampil gagah dengan sepatu baru,” sebutnya.

Praktisi bisnis itu juga menghimbau agar berfikir secara kritis. Serta menghilangkan anggapan bahwa kritis identik dengan sinis. Ia mencontohkan orang-orang penerima nobel. Dimana mereka sangat kritis namun tidak sinis.

“Jangan suka sinis. Orang sukses adalah orang yang optimis. Bukan sinis atau pesimis,” ajak Rhenald.



Dalam seminar tersebut, Rhenald menarik beberapa kesimpulan untuk menghadapi shifting era. Yakni: keluar dari perangkap masa lalu, menyambut masa depan, membangun kompetensi baru, tidak menyalahkan orang lain, siap berkompetisi, dan lain sebagainya.

Turut hadir dalam seminar tersebut CEO BNI Wilayah Malang Yessy Kurnia, Presiden Direktur IMA Chapter Malang Rachmad Santoso, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, dan masih banyak lagi.

Dalam sambutannya, Yessy menyebut bahwa Rhenald adalah salah satu aset terbaik bangsa Indonesia. Ia berharap, seminar ini dapat berkontribusi bagi bangsa. “Bagaimana kita bisa mensiasati perubahan ekonomi yang dominan ini. Saling bahu membahu mencari peluang bisnis,” ucapnya.

Sementara Rachmad mengatakan, seminar ini merupakan kupasan tajam soal perubahan yang terjadi di dunia dalam pasar uang maupun bisnis. Sekaligus mengupas tren yang sedang terjadi di dunia bisnis kini.

Pewarta: Lizya Oktavia
Penyunting: Lizya Oktavia
Foto: Bayu Eka