Revans Lawan Tim Pengubur Mimpi

LAMONGAN– Ekspektasi Arema FC jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2019 ini begitu tinggi. Bermodal komposisi pemain yang moncer dan baru meraih gelar Piala Presiden 2019, pelatih Arema FC Milomir Seslija saat itu bermimpi meraih hasil positif di laga perdana.

Minimal seri di kandang lawan. Sebab, saat itu performa tim sedang bagus-bagusnya. Tapi alih-alih menang, saat laga pembuka kompetisi di markas PSS Sleman, Singo Edan–julukan Arema FC– justru takluk 1-3. Mimpi Milo terkubur oleh tim promosi itu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Mei lalu.

Nah, kegagalan itu akan ditebus pada laga Selasa (24/9). Giliran Arema bakal menjamu PSS Sleman. Di laga pekan ke-20 Liga 1 itu menjadi kesempatan bagi Singo Edan untuk revans.

Bermain di kandang sendiri, tentu menjadi kekuatan tambahan bagi Dendi Santoso cs. Apalagi skuad Singo Edan bakal lebih komplet. Sebab, kembalinya Arthur Cunha dan Johan Alfarizie yang sebelumnya menepi karena cedera.

Dokter tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi SpOK mengatakan, kedua pemain besar kemungkinan bisa diturunkan. ”Arthur memang gak kami siapkan untuk Persela (kemarin), dia kami siapkan untuk lawan PSS Sleman,” kata dia.

Sebelumnya, pemain asal Brasil itu cedera otot paha kanan. Dia harus absen sekitar dua minggu. ”Dua hari lalu, lari masih bisa, cuma untuk crossing belum bisa. Bahaya kalau kami paksakan,” kata Nanang.

Selain Arthur, Nanang melanjutkan, Alfarizie juga semakin membaik. ”Harapannya saat lawan PSS juga bisa turun karena sudah semakin membaik kondisinya,” kata dokter tim yang pernah menangani Timnas Indonesia itu. Sebelumnya, Alfarizie mengalami cedera tumit. ”Sudah tidak parah, tapi dia kan sprinter jadi sakit kalau digunakan lari,” ungkap Nanang.

Alfarizie juga mendapatkan perawatan khusus. ”Dia kami beri injeksi dan latihan khusus oleh sport therapist kami,” pungkas Nanang.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija pun langsung mempersiapkan tim menatap PSS Sleman. Menurut dia, lawan siapa pun yang penting para pemain tidak melakukan kesalahan. ”Kadang kamu bermain bagus tapi tidak beruntung dan kesalahan membunuh semua (hasil bisa kalah),” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Hamka Hamzah cs pun mendapat drill khusus agar tidak melakukan kesalahan dan cara mengantisipasi saat ada pemain yang melakukan kesalahan. ”Kami harus improve agar tidak melakukan kesalahan,” kata mantan pelatih Madura United itu.

Lawan siapa pun di kandang, Milo enggan kehilangan poin penuh lagi. ”Kami kehilangan poin (penuh) lagi saat lawan Borneo FC, PSIS Semarang (karena hasil seri), dan kalah lawan PS TIRA (Persikabo),  Tapi, saya yakin di pertandingan selanjutnya akan lebih baik,” tandas Milo.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib