Respons Airlangga Hartarto Terhadap 4 Rekomendasi KPPG

Respons Airlangga Hartarto Terhadap 4 Rekomendasi KPPG  - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mengusulkan empat rekomendasi kepada DPP Partai Golkar sebagai upaya memberi lebih banyak lagi ruang bagi kader perempuan Golkar untuk berpartisipasi dalam bidang politik. Rekomendasi tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. 

“Kami baru saja menggelar diskusi tentang evaluasi pemilu dan hasilnya kami sampaikan Jumat malam dalam bentuk 4 rekomendasi yang dibacakan langsung di depan Ketua Umum Pak Airlangga. Intinya adalah bagaimana kader perempuan Partai Golkar diberi lebih banyak lagi ruang untuk berpartisipasi dalam bidang politik,” kata Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/7). 

Menurut Hetifah, salah satu rekomendasi KPPG ialah meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik. Salah satunya melalui keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai di setiap tingkatannya. 

BACA JUGA: Penilaian Effendi PDIP soal Airlangga Vs Bamsoet di Bursa Calon Ketum Golkar



Perempuan Partai Golkar, kata dia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar memiliki kebijakan penempatan kader perempuan pada kepengurusan partai minimal 30 persen dan menempatkannya pada posisi yang strategis bagi proses pengambilan kebijakan partai. 

Bukan hanya itu, KPPG juga meminta agar Fraksi Partai Golkar baik di DPR RI maupun DPRD harus mendorong kebijakan pro-perempuan. Hal ini penting, menurut Hetifah karena perempuan harus dilihat bukan saja sebagai tiang keluarga, tetapi juga penggerak dalam berbagai sektor kehidupan. Bahwa masih banyak tantangan dan kendala perempuan dalam memaksimalkan kemampuannya akibat belum maksimalnya kebijakan-kebijakan negara yang properempuan.

“Maka tentu saja KPPG di bawah kepemimpinan Pak Airlangga bisa mendorong melalui Fraksi Partai Golkar memperjuangkan kebijakan-kebijakan properempuan sebagai wujud nyata keberpihakan Partai Golkar dalam pemberdayaan perempuan Indonesia,” lanjut Hetifah. 

KPPG juga merekomendasikan perlunya perempuan diberi kesempatan untuk menduduki jabatan publik yang strategis. Menurut dia, kemenangan Partai Golkar dalam merebut kursi pada Pileg 2019 sehingga akhirnya memenangkan 85 kursi, tak bisa lepas dari peran caleg terkait termasuk caleg perempuan.