Rematik Picu Gagal Ginjal dan Katarak

Jangan remehkan penyakit rematik. Meski tidak mematikan, sering kali orang salah pengobatan. Efek sampingnya bisa mengakibatkan darah tinggi, sakit jantung, diabetes, dan moon face (wajah membengkak akibat tumpukan lemak).

MALANG KOTA – Jangan remehkan penyakit rematik. Meski tidak mematikan, sering kali orang salah pengobatan. Efek sampingnya bisa mengakibatkan darah tinggi, sakit jantung, diabetes, dan moon face (wajah membengkak akibat tumpukan lemak).

Banyaknya penderita rematik yang salah pengobatan itu diungkap dr C. Singgih Wahono SpPD KR saat menjadi pemateri seminar di gedung Graha Medika, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya (UB). ”Jumlahnya saja ada 100 lebih. Penanganan juga bermacam-macam,” tutur Singgih kemarin (8/10).

Dokter yang berdinas di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) itu memaparkan, salahnya pengobatan karena mereka sembarangan mengonsumsi obat. Menurutnya, efek sampingnya adalah mual, muntah, pendarahan pada lambung, gangguan fungsi ginjal, darah tinggi, sakit jantung, daya tahan tubuh menurun, katarak, dan diabetes melitus. ”Sebaiknya langsung berobat ke puskemas (pusat kesehatan masyarakat) saja,” katanya.

Menurut Singgih, alur yang baik adalah ke dokter umum terlebih dahulu. Jika membutuhkan penanganan lanjutan, dokter umum akan mengarahkan ke dokter spesialis penyakit dalam. ”Nanti akan diarahkan ke dokter saraf atau orthopedi,” ungkapnya.

Dokter RSSA lain, dr Perdana Aditya SpPD, yang juga menjadi pembicara memaparkan pola antisipasi agar tidak terkena rematik. Salah satunya dengan menjaga pola makan. ”Sebaiknya menghindari jeroan,” ucap Adi.



Dia juga menganjurkan memakan kacang-kacangan karena kaya akan vitamin D, serta berjemur setiap pagi. ”Sinar matahari kaya akan vitamin D,” tambahnya.

Agar tulang sehat, kata Adi, masa penjemuran setiap pagi dilakukan selama 30 menit. ”Makanan yang tinggi kalsium juga dibutuhkan,” imbuhnya.

Makanan kaya kalsium yang dimaksud Adi adalah susu, sarden, kedelai, dan bayam. ”Vitamin D dan kalsium ini pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya dibutuhkan secara bersama,” tambahnya.

Pewarta : Gigih Mazda
Penyunting : Mahmudan
Copy Editor : Arief Rohman