Remaja Buron Pemerkosa Diciduk

Remaja Buron Pemerkosa Diciduk

Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto mengatakan, tersangka AAM sudah lama masuk DPO (daftar pencarian orang). Nah, Minggu (4/2) pihaknya mendapatkan informasi bahwa tersangka AAM pulang ke rumahnya. 

Siang itu juga, petugas langsung mengamankan tersangka AAM. Kepada penyidik, AAM saat ditangkap mengatakan, usai melakukan aksi bejatnya, ia hidup berpindah-pindah. Ia jadi anak jalanan bersama anak punk lainnya. 

Ia kerap berpindah-pindah kota. Biasanya ia menggandol truk atau pikap saat pindah lokasi. Nah, Minggu, ia pulang karena kangen dengan rumahnya. “Tersangka dijeat

pasal Pemerkosan anak dibawah umur sebagaimana pasal 76 D (UU RI No.35 Tahun 2014),” tegas Riyanto.

Dengan ditangkapnya AAM, berarti sudah ada dua pelaku yang ditangkap atas kasus pemerkosaan terhadap siswi SMP asal Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Senin (27/3) 2017  pukul 00.45. sebelumnya, polisi telah menangkap Dani yang kini tengah proses sidang. 

Polisi sendiri masih mendalami kasus itu. Sebab, masih ada tersangka lain yang belum tertangkap. “Masih ada dua DPO lagi yang belum ketangkap,” ujar Riyanto.

Diketahui, siswi SMP asal Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada 27 Maret pukul 00.45, menjadi korban tindak asusila empat remaja. Korban yang berinisial AP, 16, tersebut digagahi keempat pelaku di sebuah tanah kavling di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. 

Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, saat itu keempat pelaku tengah nongkrong di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 00.45, mereka melihat korban diturunkan dari sepeda motor oleh dua pria. Korban ditinggal begitu saja dalam keadaan sempoyongan oleh dua pria tersebut. Dari situ, empat pelaku pun langsung berbuat jahat. 

(br/mas/mie/mie/JPR)