Rektor Unisma Dorong Dakwah lewat Kesenian

Seni dan budaya t radisional mendapatkan tempatnya di Universitas Islam Malang (Unisma). Itu terlihat dari penyelenggaraan Pentas Seni dan Pameran Budaya Nusantara di halaman kampus Unisma kemarin (28/3).

MALANG KOTA – Seni dan budaya t radisional mendapatkan tempatnya di Universitas Islam Malang (Unisma). Itu terlihat dari penyelenggaraan Pentas Seni dan Pameran Budaya Nusantara di halaman kampus Unisma kemarin (28/3).

Sedikitnya, ada 13 stan seni dan budaya yang ditampilkan dalam pameran tersebut. Sebagian besar berasal dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan sejumlah lembaga intra kampus. Seni dan budaya yang ditampilkan pun beragam. Mulai dari seni dari Jawa Barat, Bali, Kalimantan, Lampung, dan Jawa Timur. Selain itu, ada beberapa produk hasil dari kewirausahaan mahasiswa dan capaian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unisma. Seni tari dari Kalimantan, Sumatera, dan Bali juga menjadi penampilan
memukau.

Perlu diketahui, Pentas Seni dan Pameran BudayaNusantara ini merupakan bagian dar i rangkaian peringatan Dies Natalis ke- 37 Unisma. Gelaran seni dan budaya ini mendapatkan apresiasi dari Rektor Unisma Prof Dr H. Masykuri Bakri MSi. Seni dan budaya, dia menyatakan, menjadi bagian dari kreativitas dan inovasi mahasiswa. ”Saya pernah sampaikan bahwa Unisma berkomitmen untuk tiada hari tanpa inspirasi. Tiada hari tanpa aksi, dan tiada hari tanpa perubahan. Maka, wadah kreativitas ini (pentas seni danpameran budaya) harus menjadi magnet untuk menarik minat warga kampus, bahkan warga di sekitar kampus,” jelas dia.

Masykuri menyatakan bahwa seni dan budaya bisa menjadi media untuk berdakwah. Dia menyatakan, hal itu menjadi tantangan bagi para pelaku seni dan budaya. Dia pun percaya, civitas academica Unisma yang menjadi pegiat seni dan budaya bisa melakukannya.

Pewarta : Octo Pratama
Penyunting : MF
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto : Octo Pratama