Rekomendasi Bertambah, 3 TPS di Kota Malang Akan Lakukan PSU

JawaPos.com – Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Malang diprediksi akan bertambah. Pasalnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang akan menambah satu lagi daftar rekomendasi TPS yang harus melaksanakan coblosan ulang. 

Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa mengatakan, pihaknya mengindikasi ada sejumlah pemilih luar kota yang menggunakan hak pilih tanpa disertai form A5 atau pindah pilih di TPS 17 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen. Pihaknya pun saat ini tengah melakukan pendalaman untuk mengeluarkan rekomendasi PSU.

“Informasi awalnya, ada 3 orang pemilih di TPS 17 Kelurahan Sukoharjo yang hanya menggunakan KTP elektronik (E-KTP) tanpa pakai form A5,” ujarnya, Senin (22/4).

Alim belum bisa memastikan apakah ketiga pemilih tersebut mendapat lima atau hanya dua surat suara. Untuk sementara, berdasarkan hasil penelitian di masing-masing kecamatan, baru ditemukan kesalahan administrasi tersebut.



Menyusul hal tersebut, Bawaslu Kota Malang telah memanggil 4 saksi terkait kesalahan itu. Antara lain KPPS, PTPS, Panwas Kelurahan, serta Ketua PPS setempat. Harapannya, lanjut dia, bisa didapatkan gambaran yang utuh terhadap kejadian tersebut. “Setelah itu, kami akan melakukan sidang pleno untuk menentukan rekomendasi apakah dilakukan PSU atau tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bawaslu telah mengeluarkan rekomendasi PSU untuk 2 TPS di Kota Malang, yakni TPS 09 Kelurahan Bunulrejo dan TPS 14 Kelurahan Penanggungan. Di wilayah Bunul nantinya akan dilaksanakan PSU untuk 3 pemilihan, yaitu DPR RI, Provinsi, dan DPRD kota. Sementara di Klojen, untuk sementara KPU Kota Malang hanya menerima rekomendasi pemilihan presiden saja. PSU rencananya akan digelar pada tanggal 25 April mendatang.