Refresh Kinerja, Unikama Siap Jadi Kampus Unggul di 2025

KOTA MALANG – Unikama (Universitas Kanjuruhan Malang) menggelar refleksi diri terkait apa saja yang telah dilakukan sekaligus merancang rencana apa saja yang bakal dilakukan setahun kedepan, Jumat, (3/12).

Dalam acara yang sengaja digabung dengan peringatan natal dan tahun baru 2020 ini, Unikama mengajak semua civitas kampus refleksi diri jelang tahun yang baru Jumat, (3/12).

Tujuan utamanya, untuk mempererat persaudaraan, persahabatan dan kekompakan agar program Unikama Unggul 2025 bisa serentak dijalankan secara bersamaan.

“Kita optimisme menyambut tahun baru 2020 lebih baik. Hal ini tentunya butuh kerja keras untuk mewujudkan visi misi melalui tahapan program setiap tahun sehingga visi 2025 kita mewujudkam Universitas unggul di segala bidang itu bisa tercapai,” papar Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian, MSi usai acara.

Sebagai kampus yang menjunjung tinggi multikultur, kampus yang berlokasi di Sukun, Kota Malang ini juga tak pernah melewatkan momen nataru lewat gathering mengundang seluruh civitas akademika kampus.

“Tiap tahun kita adakan gathering, jadi kita kumpulkan civitas akademika, khususnya dosen dan karyawan, termasuk beberapa mahasiswa,” tambah Rektor berkacamata ini.

Mengangkat tema utama hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang, semua yang hadir dalam acara kali ini terlihat gayeng. Semua warga kampus hadir di Auditorium Multikultural. Mereka saling bersapa, bersantap sampai bernyanyi bersama usai dipertemukan kembali pasca liburan.

Tema itu menurut Pieter menekankan makna walau berbeda beda bukan jadi satu halangan dalam capai tujuan bersama.

Pieter juga menyebut tahun baru sejatinya tahun kalender yang memang sekedar dijadikan acuan manusia untuk berbenah dan merefleksi diri.

“Entah itu tahun Hijriah, Masehi, Kalender Cina. Itukan sama saja hanya batas waktu yang dijadikan acuan manusia untuk menata kembali kehidupan ini,” tutupnya.

Sementara itu, Dr Sudiyono MPd selaku salah satu penyelenggara acara yang juga anggota Persekutuan Doa Dosen dan Karyawan Agama Kristen dan Katolik Unikama menyebut dalam acara ini intinya menyatukan kebhinekaan dan pembuktian Unikama sebagai Multikultural University.

“Kita disatukan kebhinekaan, karena walau inti acara merayakan sukacita natal dan tahun baru. Tapi dalam acara tadi, kita juga mengundang dosen untuk juga melakukan bacaan doa secara Islam,” tutur pria yang juga menjabat Ketua LPPM Unikama itu.

Di akhir, Dosen Pascasarjana berharap acara ini bisa dijadikan turning point, refresh kinerja dan jadi ajang refleksi terkait apa yang sidah dilakukan selama ini.

“Apa yang menjadi kendala kita dan kedepan bagaimana, semoga semua mendapat jalan yang baik ke depan. Kita harus terus memaknai hidup dan kehidupan di tahun ini dan yang akan datang,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia