Realisasi 2020, Kajian RTRW Kereta Gantung Kota Batu Belum Kelar

KOTA BATU – Kereta gantung yang digadang-gadang sejak tahun 2018 rencananya akan direalisasikan tahun 2020 mendatang. Namum hingga saat ini, kajian Remcana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terkait proyek tersebut belum diselesaikan.

“Sudah sangat dekat namun masih terganjal dengan kajian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang hingga kini masih belum terselesaikan,” ungkap Kepala Bappeda Kota Batu M. Chori.

Disinggung mengenai penempatan stasiun, M. Chori menerangkan Stasiun A akan diletakkan di Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung. Kemudian dilanjutkan ke Stasiun B atau Stasiun Penghubung di Desa Oro-Oro Ombo dan berakhir di Stasiun C atau Panderman. Juga berlaku sebaliknya. “Ini proyek besar jadi harus benar-benar matang,” jelasnya.

Diwawancarai secara terpisah, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjelaskan bahwa kereta yang memiliki jalur sepanjang 8 kilometer tersebut setidaknya membutuhkan anggaran hingga Rp 1 Triliun. “Insya Allah pengerjaanya di tahun 2020 nanti,” terang Dewanti.

Dewanti juga menjelaskan dirinya tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bekerjasama terkait pendanaan kereta gantung tersebut. “Untuk RTRW kan masih proses. Bulan ini dari Pansus akan membicarakan kepada dewan,” pungkasnya.



Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Rubianto
Penyunting: Fia