Rayu Orang Tua yang Tolak Anaknya Diimunisasi

Imunisasi vaksin measles rubella (MR) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu tak semuanya bisa berjalan dengan lancar. Sebagian orang tua menolak anaknya diimunisasi. Jumlahnya ada belasan orang di Kota Batu yang bersikap demikian.

KOTA BATU – Imunisasi vaksin measles rubella (MR) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu tak semuanya bisa berjalan dengan lancar. Sebagian orang tua menolak anaknya diimunisasi. Jumlahnya ada belasan orang di Kota Batu yang bersikap demikian.

Penolakan mereka juga memicu tidak tercapainya target imunisasi. Kota Batu dalam deretan lima kota di Jawa Timur yang tidak memenuhi target imunisasi vaksin MR. Pada September lalu, capaiannya masih sebanyak 88,97 persen. Padahal, target yang harus dipenuhi sebanyak 97,79 persen dari 48.927 anak atau sebanyak 47.845 anak.

Kepala Dinkes Kota Batu drg Kartika Trisulandari menyatakan, pihaknya tidak menyerah meskipun ada penolakan dari orang tua si anak.  Pihaknya pun menindaklanjuti dengan memberikan edukasi kepada orang tua. Karena pelaksanaan imunisasi itu menyangkut kesehatan anak-anak. Setelah itu, orang tuanya pun mempersilakan anaknya diimunisasi. ”Akhirnya bisa mencapai target sebesar 97,79 persen,” kata dia.

Dia menyatakan, selain ada penolakan dari para orang tua, penyebab lainnya adanya kegiatan akreditasi di tiga puskesmas, yakni di Puskesmas Beji, Batu, dan Sisir.

Namun, setelah pelaksanaan akreditasi itu, pihaknya mengebut pelaksanaan imunisasi. ”Kami lakukan sweeping dan validasi data,” ujarnya. Sedangkan bagi anak yang bukan usia sekolah, pihaknya mendatangi dari rumah ke rumah.



Pewarta : Fisca Tanjung
Penyunting : Ahmad Yahya
Copy Editor : Dwi Lindawati