Rayakan Kemerdekaan lewat Festival Budaya

DAU – Ada nuansa berbeda yang disuguhkan warga Desa Jetak, Kecamatan Dau, untuk merayakan HUT ke-72 RI. Mereka memilih menggelar festival budaya. Mengusung tema Jetak Lor Tempo Dulu, festival tersebut digelar sebagai pengganti kegiatan karnaval Agustusan.

Suwito Wahyudi, ketua pelaksana Festival Budaya Jetak Lor Tempo Dulu, menyampaikan, kegiatan ini merupakan cara mereka merayakan Hari Kemerdekaan sebagai pengganti karnaval. ”Di kampung kami tidak ada karnaval. Jadi, supaya warga tetap terhibur dan merayakan 17-an, kami gelar acara ini,” ujar Suwito.

Pria 24 tahun itu menuturkan, kegiatan festival budaya rencanannya dilaksanakan secara rutin setiap tahun. ”Jetak itu hanya kampung kecil. Namun, di dalamnya ada banyak kesenian dan kreativitas warga yang belum terangkat,” ujar Suwito.

Dalam festival tersebut, banyak dijajakan panganan tradisional yang sudah jarang ditemui. Di antaranya, tiwul, sawut, dan jenang grendul. Ada juga pertunjukan seni seperti pencak silat, jaran bunot, tari beskalan, tari topeng, pertunjukan perkusi, serta karawitan. Festival Budaya Jetis Lor ini berlangsung mulai 18 Agustus sampai kemarin (20/8).

Tentang tujuan utama digelarnya festival budaya, Suwito menyatakan, hal itu untuk mengenang sejarah Jetak Lor di masa yang lalu. Termasuk bagi kalangan pemuda, baik dari daerah Jetak maupun yang datang dari luar wilayah Jetak. Dengan mengenal dan mencintai sejarah, Suwito berharap, generasi muda di Indonesia khususnya yang berasal dari Desa Jetak berpartisipasi aktif dalam melestarikan budaya dan sejarah.



Pewarta: Farikh Fajarwati & Falahi Mubarok
Penyunting: Ahmad Yani
Copy Editor: Indah Setyowati
Foto: Falahi Mubarok