Ratusan Santri Siap Ajak Keluarga Menangkan Sudirman-Ida

Ratusan Santri Siap Ajak Keluarga Menangkan Sudirman-Ida

Bahkan, mereka bakal mengajak sanak keluarga untuk memilih pasangan dengan slogan Mbangun Jateng, Mukti Bareng itu.

Komitmen itu disampaikan oleh ratusan santriwan dan santriwati Ponpes Roudhotul Quran Desa Sirau, Kemranjen, Banyumas melalui pengasuh mereka saat bakal calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah mengunjungi ponpes tersebut, Minggu (11/2). 

Ajak bapak ibu, pakde, budhe, paklik, lan sedulur liyane milih Bu Ida dan Pak Sudirman Said,” ujar Pengasuh Ponpes Roudhotul Qur’an Desa Sirau Kemranjen Banyumas, KH Attabik Yusuf Zuhdi, Minggu (11/2). 

Pada momen itu pula, Kiai Attabik yang mengaku mengenal baik Ida sebagai mantan santriwati mengajak santrinya untuk turut mendoakan Mantan Ketua Fatayat NU datang kembali ke ponpes mereka setelah Pilgub usai. 

“Tapi sudah bukan lagi sebagai calon. Tapi benar-benar sebagai wakil gubernur Jawa Tengah,” ujarnya diamini ratusan santrinya. 

Sementara itu, Ida Fauziah mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan kepadanya. Ida yang berkesempatan hadir di depan para santri, bercerita saat menjadi santriwati Tambak Beras, Jombang, pimpinan KH Wahab Chasbullah, sekira 30 tahun silam. 

“Saat itu, Ponpes sering kedatangan tokoh-tokoh penting. Dari situlah, santri dipompa agar kelak menjadi santri yang bisa memberi manfaat, apapun posisinya, dimanapun berada,” jelasnya.

Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini menegaskan, alumni pesantren juga memiliki ketangguhan untuk memimpin pemerintahan. “Termasuk santri perempuan. Baik sebagai bupati, wali kota, gubernur, atau wakil gubernur,” jelasnya.

Dia menegaskan, bersama Sudirman Said, dirinya akan menyusun APBD yang pro wong cilik, pro pesantren, dan pro perempuan. 

Ida Fauziyah sendiri mengaku, silaturahmi kepada kiai terus dilakukan di berbagai daerah. Hal ini tak lepas dari langkah awalnya saat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Saat mendaftar saya memulai dari kantor PWNU. Jadi sudah semestinya saya juga silaturahmi dengan kiai-kiai di daerah,” katanya. 

Silaturahmi dengan kiai itu, kata dia, memberikan energi positif padanya. “Selain doa dan restu, mereka juga akan ngewangi. Ini yang membuat tugas saya semakin ringan,” tandasnya. 

Pada kesempatan sebelumnya, Ida juga dikabarkan telah mendapatkan dukungan dari para kiai di Cilacap. Salah satunya adalah Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, Kroya, Cilacap KH Syu’ada Adzkia yang mengatakan sudah sreg dengan pasangan Sudirman-Ida.

“Saya akan berusaha ngewangi (membantu),” ujarnya saat menerima kedatangan Ida Fauziyah di kediamannya, Minggu (11/2). 

Rois Syuriah PCNU Cilacap ini juga mengklaim sudah berkomunikasi dengan sejumlah kiai di Cilacap maupun Banyumas. “Saya sudah katakan, pilihan pada Pak Sudirman dan Bu Ida,” katanya.

Di Cilacap, Ida diketahui juga memohon doa restu kepada, Nyai Hj Chasbullah Badawi, Nyai Hj Umi Fauziyah, serta pengasuh Ponpes Al Ihya Ulumaddin Kesugihan, Cilacap KH Imdadurrohman al Ubudi, KH Suhud Muchson, dan KH Kharir Mukharir. 


(gul/JPC)