Ratusan Karya Foto dan Video Berkompetisi di Batu Video & Photography Tourism Competition

KOTA BATU – 2 Hari menjelang penjurian Batu Video & Photography Tourism Competition gelaran Dinas Pariwasata Kota Batu yang berlangsung pada 14 September lalu banyak yang membuktikan bahwa masyarakat Kota Batu memiliki bakat memotret dan membuat video yang bagus. Hal ini ditunjukkan dengan masuknya 125 karya dari 200 peserta yang masuk dalam penjurian kompetensi yang bertema ‘Batu Agrowisata’ tersebut.

“Semua peserta berasal dari Kota Batu dan karyanya juga bagus semua padahal peserta hanya dibatasi waktu selama 30 menit saja. Tim juri kami bahkan sampai bingung untuk menyeleksi foto dan video, karena semuanya bagus,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono.

Ia menjelaskan, pengiriman hasil karya foto dan video masih dibuka hingga 24 September besok dan dilanjutkan masa penjurian foto terbaik dari 24 hingga 29 September.

Dari data yang dihimpun, Batu Video & Photography Tourism Competition ini melewati 4 rute bagi lomba Photography yakni Rute 1 dari Balaikota Amongtani menuju Pura Luhur Giri Arjuna dan Kali Langit Sumber Brantas, lalu menuju Rute 2 di Taman Rekreasi Selecta dan Alun Kota Batu. Sementara itu pada Rute 3, peserta diarahkan menuju Gunung Banyak dan Pasar Bunga Sidomulyo lalu berakhir pada Rute 4 di Coban Talun dan Wisata Petik Strawberi Pandanrejo.

Berbeda dengan lomba video, para peserta lomba membuat vlog tersebut hanya melewati tiga rute yaitu Rute 1 dari Balaikota Amongtani menuju ke Kawasan Wisata Gunung Banyak, dan ke Taman Rekreasi Selecta, kemudian dilanjutkan ke Rute 2 di Kampung Kopi Desa Bulukerto dan dilanjutkan ke Kaki Langit Desa Sumber Brantas lalu berakhir di Rute 3 Alun-Alun Kota Batu.



Imam menjelaskan, pemenang juara 1 nantinya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 2,5 juta beserta piagam sedangkan untuk juara 2 mendapatkan Rp 2 juta beserta piagam dan juara 3 mendapatkan Rp 1,5 juta beserta piagam yang nantinya akan diumumkan pada 1 Oktober 2019. Sementara itu bagi peserta yang kurang beruntung tetap bisa menikmati buku yang berisi hasil karya dari seluruh peserta yang ada.

“Ini juga upaya promosi, misalnya dengan adanya wisata selama ini belum diketahui jadi banyak yang tahu dari buku tersebut,” imbuh Imam.

Ia menambahkan, Batu Video & Photography Tourism Competition akan dijadikan agenda tahunan dalam rangka mencari bakat fotografi dan videografi, sekaligus ajang promosi wisata Kota Batu.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia