Rangkaian Sidang Dikecam, Website PN Diretas

KEPANJEN – Hingga kemarin (21/1), tercatat sudah tiga hari laman resmi milik Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen tak bisa diakses. Rangkaian sidang ZA, kasus pelajar yang membunuh begal, diyakini jadi alasan peretasan laman tersebut. Pihak PN Kepanjen yang menyadari hal tersebut memilih tidak ambil pusing.

Humas PN Kepanjen Yoedi Anugrah Pratama, mengaku bila pihaknya kini tengah bergerak memperbaiki website tersebut. ”Terus kami lakukan perbaikan, walau sudah beberapa hari ini perbaikan selesai, terus down lagi,” sebutnya. Dia meyakinkan bila tim IT dari PN Kepanjen cukup mumpuni untuk perbaikan gangguan semacam itu.

”Tim kami mumpuni kok, kalau diserang ya maintenance lagi. Walaupun tidak bisa cepat, tapi kami semaksimal mungkinlah untuk terus perbaiki,” tambah Yoedi. Dia mengakui bila peretasan laman PN Kepanjen sudah terjadi sejak hebohnya persidangan ZA. ”Sejak booming dakwaan persidangan ZA, padahal PN tidak ada wewenang terkait pemberian dakwaan,” tambahnya.

Pihaknya pun tak ingin ambil pusing untuk mencari tahu siapa pelaku peretasan tersebut. ”Tidak tahu, tapi yang jelas kata-katanya merujuk pada kasus ZA, terkait dakwaan seumur hidup,” sebutnya. Baginya peretasan tersebut hanya berdampak pada pelayanan eksternal. ”Yang ingin tahu jadwal sidang, informasi, dan lain-lain jadinya terkendala. Kalau data-data internal insya Allah aman,” sambung Yoedi.

Dengan diretasnya laman milik PN Kepanjen tersebut, pihaknya menyarankan agar warga yang punya urusan di sana untuk datang langsung ke PN atau menghubungi via sambungan telepon. ”Bisa digunakan Pelayanan Satu Pintu kami, kalau ingin mengetahui jadwal atau macam-macam informasi terkait pengadilan,” tutupnya.

Pewarta : Biyan Mudaky
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya