Rambah Layanan Rumah Sakit, Bank Mandiri Kenalkan Aplikasi MHAS

KOTA MALANG – Bank Mandiri saat ini mengembangkan fasilitas di lini kesehatan. Salah satunya adalah Mandiri Hospital Application Solution (MHAS). Aplikasi itu dirancang untuk membantu rumah sakit pada kegiatan transaksional keuangan dan proses administrasi.

Saat ini ada 172 rumah sakit di Indonesia dan 11 rumah sakit di Jawa Timur yang menggunakan fasilitas ini. Sementara di kawasan Malang Raya, Bank Mandiri membidik 51 rumah sakit agar menggunakan fasilitas yang efisien dan menguntungkan ini.

Untuk menyosialisasikannya, Bank Mandiri mengadakan gathering nasabah Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan di Hotel Harris, Rabu (18/9). Kegiatan tersebut dihadiri 51 kepala rumah sakit, Kepala Cabang BPJS Kesehatan, dan RCBD Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3.

“MHAS adalah bentuk kepedulian kami di sektor kesehatan. Aplikasi ini memproses penerimaan pembayaran dari pasien, menyediakan rekonsiliasi dan laporan penerimaan harian,” beber RCBD Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Lourentius Aris Budiyanto.

Aplikasi itu juga menampilkan dashboard penerimaan pembayaran dari pasien umum rumah sakit. Tujuannya untuk mempermudah pengambilan keputusan dari lini manajemen. Sehingga rumah sakit tak perlu melakukan pencatatan berulang kali.



“Di Malang rumah sakit yang sudah menggunakan ada di Universitas Islam Malang (Unisma). Sama Wafa Husada saat ini sedang pasang. Targetnya ya 51 rumah sakit itu,” jelasnya.

Saat ini total aset Bank Mandiri Rp 1.235 Triliun pada akhir Triwulan I 2019. Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang saat ini menjadi mitra utama BPJS.

Layanan Bank Mandiri saat ini dilakukan melalui berbagai channel yaitu 2.460 kantor cabang dan 7 kantor cabang/perwakilan di luar negeri dan 17.376 buah ATM serta jaringan elektronik yang meliputi layanan Mandiri Online,Mandiri Internet Bisnis,Mandiri Cash Management dan Link Aja.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa
Penyunting: Fia