Raih Tubuh Ideal dan Jaga Pola Makan dengan NutriDNA

JawaPos.com – Seseorang saat ini sudah semakin sadar dengan pola hidup sehat. Salah satu caranya dengan memerhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi. Selain menyehatkan, faktor penampilan dan mencegah berbagai penyakit hingga obesitas menjadi alasan utama.

Begitu banyak program diet yang bisa dilakukan, seperti diet keto, diet mayo, diet mediterania, hingga diet karbo. Bila Anda sudah melakukan diet namun berat badan tak kunjung turun, jangan menyerah karena ada solusinya yaitu NutriDNA.

NutriDNA program dari The Clinic Beautylosophy merupakan rahasia sehat yang bertujuan untuk mendeteksi gen pasien guna menyesuaikan hal apa yang cocok diterapkan. Dengan melakukan NutriDNA, hidup akan lebih sehat karena makanan yang dikonsumsi akan disesuaikan dengan gen.

“NutriDNA bertujuan untuk membuat kehidupan menjadi lebih sehat. Dengan NutriDNA, seseorang dapat mengetahui makanan seperti apa yang baik untuk tubuh dan makanan seperti apa yang tidak baik untuk tubuh. Jadi, apa yang dikonsumsi akan cocok untuk metabolisme tubuh,” kata Pemilik The Clinic Beautylosophy dr. Danu Mahandaru, Sp BP-RE dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Sabtu (20/7).



Efek yang akan timbul setelah mengetahui makanan yang cocok untuk Anda adalah berat badan yang turun secara alami. Jadi, selain tubuh yang sehat, maka juga akan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

Menurut dr. Danu, setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda jadi perihal merawat tubuh tidak bisa dipukul rata karena hal tersebut sangat bergantung dari kondisi masing-masing individu. Layaknya masalah berat badan yang tak kunjung turun meskipun sudah melakukan diet mungkin saja disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti masalah stres yang berkepanjangan, kurang tidur, salah melakukan olahraga, dan juga yang tak kalah penting yaitu faktor genetik.

“Karena diet bukan hanya mengurangi konsumsi makan saja. Akan tetapi faktor genetik juga sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang. Sebagai contoh ada orang yang mengonsumsi daging namun tubuhnya tetap kurus namun ada pula beberapa orang yang rutin mengonsumsi sayuran dan rutin berolahraga namun tubuhnya gemuk,” jelasnya.

NutriDNA tidak akan menimbulkan rasa sakit sama sekali dan hal ini bisa dilakukan oleh siapapun. Cara ujinya hanya lewat ludah. Melalui air liur tersebut, dokter akan memeriksa DNA pasien dengan begitu dokter bisa menentukan program diet yang tepat untuk pasien. Bila cara dietnya tepat dan sesuai dengan gen pasien hasilnya yang didapat sudah pasti akan maksimal dan sesuai dengan keinginan tanpa harus menyiksa tubuh.

“NutriDNA akan semakin baik dilakukan saat usia semuda mungkin. NutriDNA sendiri tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya jadi tidak ada alasan untuk ragu atau cemas jika ingin mencoba NutriDNA,” jelasnya.

Dengan melakukan NutriDNA, kata dr. Danu, dokter bisa memeriksa gen dari pasien dan dari situ pula dokter bisa menentukan metode diet seperti apa yang tepat untuk pasien. Melakukan diet berdasarkan komposisi DNA merupakan cara yang paling efektif untuk mengurangi berat badan terutama bagi orang yang menderita obesitas.

Saat melakukanNutriDNA, pasien akan menjalani beberapa tahapan guna mendapatkan hasil yang memuaskan. Tahap awal yang dilakukan adalah dokter akan melakukan pemeriksaan genetik menggunakan air liur pasien. Dari air liur tersebut dokter akan memeriksa 45 gen yang dibagi menjadi enam panel kesehatan. Enam panel tersebut di antaranya adalah Nutrient Metabolism, Cardio Metabolic Health, Weight Management and Body Composition, Food Intolerance, Eating Habits, dan Fitness and Physical Activity.

“Sebelum melakukan NutriDNA Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter yang ahli dan berpengalaman di bidang ini. Dengan begitu akan mengetahui informasi mengenai NutriDNA lebih detail lagi,” katanya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani