Radar Malang-Kemendikbud Kupas Potensi Perkembangan Karakter Siswa

MALANG KOTA – Polemik terkait program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menjadi perhatian serius Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Untuk mengupas persoalan yang kini masih menuai pro-kontra itu, Kemendikbud akan menggandeng Jawa Pos Radar Malang untuk menggelar dialog interaktif, Sabtu mendatang (26/8).

Menurut Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Malang Mardi Sampurno, kegiatan yang diadakan di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, itu akan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, kepala dinas pendidikan se-Malang Raya, kepala sekolah, guru, pemerhati pendidikan, dan para segenap stakeholder.

Dia menambahkan, dialog interaktif tersebut bertujuan untuk membangun generasi muda berkarakter bagus dan tangguh untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah. ”Kami akan duduk bersama membahas mengenai hal tersebut serta penerapannya di sekolah-sekolah baik Kota Malang, Kabupaten Malang , maupun Kota Batu.” katanya.

PPK itu, menurut dia, bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas. Setiap kepala sekolah juga dapat mendesain budaya serta ciri khas sekolah tersebut. Yang mana, selain dimaksudkan untuk belajar bidang akademis, sekolah juga diharapkan dapat membangun karakter siswa.

Sementara itu, berdasar data dari Kemendikbud, tahun lalu ada 542 sekolah di Indonesia yang telah menjalankan PPK. Sedangkan, pada 2017 ini, Kemendikbud menargetkan ada 1.626 sekolah sebagai sekolah rintisan.



Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Kholid Amrullah
Copy Editor: Indah Setyowati
Foto: Bayu Eka