Puskesmas Kendalsari Satu – Satu nya yang Membuka Layanan Politerapi Rumatan Metadon

MALANG KOTA – Puskesmas Kendalsari menjadi satu – satunya pemberi fasilitas layanan PTRM (poli terapi rumatan metadon) di Kota Malang. Itu adalah bentuk layanan rehabilitasi narkotika yang berorientasi dalam menyembuhkan melalui rehab, konseling, assesment, dan IPWL (institusi penerima wajib lapor).

Sukma Prima Yuda, 31, apoteker sekaligus pelaksana PTRM menyatakan, bahwasanya IPWL diperlukan bagi orang – orang yang harus di rehabilitasi tapi masih bersinggungan dengan masalah hukum.
“Karena Puskesmas Kendalsari suda ada rehabilitasi, daripada ke kepolisisan lalu pindah ke rehabilitasi yang dirasa kurang bisa maksimal. Akhirnya kementerian kesehatan menunjuk Puskesmas Kendalsari untuk memiliki IPWL, jadi wajib lapornya sudah bisa dilakukan sekaligus dengan rahabilitasinya di sini,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah pasien PTRM untuk bulan Maret 2018 sudah ada 17 pasien dengan orientasi penyembuhan dari Napza (narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya) suntik, beralih ke Napza minum yaitu metadon.
dr Usep Eryadi, dokter penanggung jawab PTRM menyampaikan, pengalihan Napza suntik ke Napza minum setidaknya untuk mengurangi penyakit menular berisiko tinggi seperti HIV/AIDS, hepatitis dan penyakit menular lainnya.

Seoarng pasien PTRM berinisial G, 38, mengungkapkan perasaannya mengikuti terapi ini selama kurang lebih 2 bulan lebih baik dari sebelumnya. “Dulu masih sering stop make lagi, tapi sekarang sudah lebih baik,” paparnya.

Selain layanan tersebut, puskesmas ini juga sudah membuka layanan bagi penderita HIV/AIDS. Namun tingkatannya masih dalam kategori satelit. Di mana pasien ditemukan oleh rumah sakit pengampu yang di anjurkan untuk di rehab di puskesmas ini. Sedangkan proses inisiasi nya masih dalam tahapan proses yang ingin direalisasikan oleh Puskesmas Kendalsari.



drg Satindri Setyo Palupi, Kepala Puskesmas Kendalsari menyampaikan pihak puskesmas ingin memberikan pelayanan untuk HIV/AIDS yang mengacu pada pengobatan komperehensif berkesinambungan. Namun itu semua masih berproses.
“Selain itu kita juga ingin meningkatkan pelayanan sebagai puskesmas yang ramah ibu dan anak,” ungkapnya.

Kegiatan lainnya lanjut dia, setiap satu minggu sekali Puskesmas Kendalsari memberikan layanan IVA. Yaitu layanan pemeriksaan pada wanita usia subur yang sudah pernah melakukan hubungan seksual dan terindikasi adanya peradangan yang bisa menimbulkan kanker. Pemeriksaan layanan ini sekaligus dengan diberikan pengobatan secara langsung.

Pewarta : Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Arifina