Pusing Hadapi Kehamilan dan Urus Anak, Ini Solusinya

JawaPos.com – Kehamilan merupakan momen yang ditunggu-tunggu dan menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi semua perempuan, khususnya kehamilan pertama. Setelah melewati kehamilan, para ibu pun akan dihadapkan pada masa pengasuhan bayi yang tidak kalah menantang.

Meskipun saat ini sudah banyak informasi kehamilan yang bisa didapatkan dengan mudah, hal ini tidak selalu membantu. Semakin banyaknya informasi seputar kehamilan dan pengasuhan anak, calon orang tua dan orang tua baru justru bingung mana yang harus diterapkan.

Aplikasi Teman Bumil, salah satu aplikasi kehamilan dan parenting ingin mempermudah orang tua mendapatkan informasi yang lengkap dan terpercaya dengan meluncurkan buku seputar kehamilan dan pengasuhan anak. Terdapat tips-tips dari para dokter seputar hamil dan mengurus buah hati agar para ibu tak galau lagi.

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr. Ardiansyah Dara, Sp.OG., M.Kes., menjelaskan banyak informasi yang selama ini membuat galau para perempuan seputar kehamilan mereka. Tidak hanya tentang pengetahuan dasar kehamilan seperti kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang janin.



“Banyaknya mitos seputar kehamilan pun sering menjadi sumber kegalauan para calon ibu,” kata dr. Dara dalam konferensi pers peluncuran buku oleh Teman Bumil bersama artis Sandra Dewi.

Dokter Spesialis Anak dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A menambahkan kegalauan juga sering dialami ibu yang baru melahirkan. Merawat bayi baru lahir, memang cukup menantang bagi orang tua baru. Di minggu pertama setelah dilahirkan, misalnya, bayi masih sangat sensitif dan rentan dengan paparan lingkungan baru di sekitarnya.

“Akhirnya orang tua menjadi ragu-ragu bagaimana merawat bayi baru lahir dan serba ketakutan. Padahal dengan pemahaman yang cukup, para ibu dan ayah seharusnya bisa merawat bayi baru lahir dengan aman,” jelas Lucia.

Menurut Lucia, ibu akan lebih galau jika terpapar informasi yang keliru seputar kehamilan dan pengasuhan anak. Karena itu, dia berharap ibu bisa menyaring informasi yang valid. Setelah mengetahui informasi yang tepat kemudian konsultasikan secara dini dengan dokter.

“Kami sangat berharap orang tua bisa berikan yang terbaik untuk anaknya. Dari mulai memberikan ASI eksklusif, sampai mereka tumbuh dan bersekolah. Jika ada hal-hal di luar dugaan seperti terlambat bicara dan lain sebagainya, segera konsultasikan ke dokter,” kata Lucia.

Buku Kehamilan Tanpa Galau dan Parenting Tanpa Galau mungkin bisa menjadi dua solusi tepat untuk para ibu. Buku Kehamilan Tanpa Galau diperuntukkan khusus bagi para calon ibu mengenai tahapan kehamilan per trimester, tes kehamilan yang harus dijalani, mitos-mitos seputar kehamilan, hubungan suami istri selama kehamilan, hingga persiapan persalinan.

Sedangkan untuk buku Parenting Tanpa Galau lebih memberi informasi seputar mengasuh anak dari mulai perawatan bayi baru lahir (0-6 bulan), anak usia 7-12 bulan saat si kecil mulai banyak belajar untuk bertumbuh dan berkembang, dan usia 1-3 tahun saat si kecil sudah mulai bereksplorasi.