Puluhan Peserta Ikuti Kerjurda Paralayang Di Kota Batu

KOTA BATU – Puluhan atlet ramaikan Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Open Paralayang di Kota Batu, Minggu (11/11). Atlet-atlet tersebut terbangan dengan parasut di udara dengan indahnya.

Ketua Pengurus Cabang Paralayang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu, Benny Marcel Pandango menyampaikan setiap atlet dibagi dalam 3 kategori. Diantaranya kelas siswa, junior, dan open.

“Tahun ini Sekitar 70 atlet yang berasal dari Kabupaten / Kota se – Jawa Timur. Untuk kategori yang berbeda-beda. Kalau kategori siswa ini maksudnya untuk mereka yang belum memiliki lisensi, belum punya PL. Junior ini sudah memiliki lisensi, dengan maksimal usia atlet 21 tahun,” ujarnya.

Event yang rutin dilaksanakan ini nyatanya adalah event liga ke – 5, lanjutan dari liga sebelumnya. Diantaranya liga 1 di Tulungagung, liga 2 di Sidoluhur, Lawang Kabupaten Malang, liga 3 di Pacitan, liga 4 di Ponorogo, liga 5 di Kota Batu dan selanjutnya untuk liga 6 akan dilangsungkan di Modangan, Kabupaten Malang.

Melaui event tersebut sekaligus untuk menjaring bibit – bibit muda atlet Paralayang di Kota Batu. Menurut Benny, tidak mudah dalam olahraga Paralayang untuk menjaring atlet usia dini.



“Moment ini sekaligus kita gunakan untuk menjaring bibit – bibit muda. Memang tidak mudah mencari atlet usia dini, karena kita tahu sangat jarang ada orang tua yang mau melepas anaknya dalam olahraga seperti ini,” imbuh Ketua Panitia Kejurda tersebut.

Di sisi lain, Plt Ketua KONI Kota Batu, Muchsin menyatakan event olahraga yang menjadi salah satu favorite di Kota Batu ini bisa menjadikan peluang bagi atlet – atlet muda dalam berprestasi. “Ini salah satu olahraga favorite, harus bisa menjadi inspirator bagi atket dan cabang olahraga lain. Di sini terlihat olahraga tidak sekadar fun tapi bisa untuk menjadikan peluang dimasa depan melalui prestasi. Semoga melalui ini mereka atlet muda bisa memperoleh sesuatu dimasa depannya,” tandasnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting : Shuvia Rahma