Pulang Tarawih, Sutiaji Langsung Gelar Sidak

MALANG KOTA – Kencangnya sorotan atas kerusakan jalan dan saluran drainase membuat Pemkot Malang makin intens bergerak. Upaya perbaikan tak hanya dilakukan siang hari, tapi juga digelar malam hari.

Sokongan agar petugas all-out melakukan perbaikan ditunjukkan Wali Kota Malang Sutiaji dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak).

Seperti yang dilakukan Sutiaji saat menggelar sidak usai acara Safari Ramadan di Masjid Al Falah, Gadang, Kamis malam (9/5). Masih mengenakan serban,  orang nomor satu di Kota Malang ini melihat perbaikan decker jalan di pojokan pertigaan Ramayana di Jalan Aries Munandar.

”Yang pasti, tentu (sidak, Red) ini memberikan dukungan dan semangat teman-teman DPUPR yang kerja siang malam,” terang Sutiaji. Selain perbaikan jalan rusak, tim DPUPR juga dituntut sigap menangani penyumbatan drainase akibat sampah hingga perbaikan drill.

Menurut Sutiaji, tim yang bertugas di lapangan juga harus menjaga stamina dan kesehatan, terlebih di bulan Ramadan. ”Dan yang paling utama tentu saya ingin memastikan pekerjaan ini juga dikerjakan dengan baik,” ujar Sutiaji di sela-sela sidak.



Wali Kota yang akrab disapa Pak Aji ini mengakui, ekspektasi, harapan, dan tuntutan warga Kota Malang untuk perbaikan infrastruktur memang tinggi.

Hal itu dinilai sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian warga terhadap kotanya. ”Jadi, kalau ada bahasa yang mungkin ’tidak mengenakkan’ tetap diterima dengan lapang dada.  Yang utama terus kerja dan kerja sepenuh hati serta dengan cara-cara yang baik,” ungkap Sutiaji.

Sementara itu, upaya perbaikan yang dilakukan pada malam hari karena memang masih dimungkinkan. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPR  Bambang Nugroho yang memimpin perbaikan dan penanganan decker jebol di pojok pertigaan Jalan Aris Munandar. ”Kami senantiasa melakukan deteksi lapangan. Baik itu berdasarkan survei secara langsung maupun berdasarkan masukan atau aduan warga,” terangnya.

Menurut Bambang, pengerjaan dilakukan pada malam hari karena lalu lintas jalan relatif lebih sepi. ”Yang namanya pekerja lapangan ya seperti ini,  habis salat Tarawih kami gerak.

Dan memang sering kali kami garap (kerjakan,  Red) malam hari karena arus lalu lintas cenderung tidak ramai,” tutur pejabat yang akrab disapa Banu ini.

Terpisah, Kepala DPUPR Kota Malang  Hadi ”Soni” Santoso menyatakan, upaya perbaikan jalan rusak dan drainase dilakukan,  khususnya mengambil sela-sela musim hujan. ”Kami ingin cepat,  tapi kalau alam lagi bicara (hujan, Red), tentu harus atur ritmenya karena juga bisa muspro kalau dipaksakan,” tambah Soni.

Pewarta               : nr3
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Ahmad Yani