PT. Tiga Cahaya Utama Berangkatkan 120 Jamaah Haji, Ini Pesan Kepala Kemenag Kota Malang

Jamaah calon haji dari PT Tiga Cahaya Utama diberangkatkan Sabtu (3/8) pagi.

KOTA MALANG – PT. Tiga Cahaya Utama (TCU) hari ini, Sabtu (3/8) memberangkatkan 104 Calon Jamaah Haji (CJH). CJH tersebut teridiri dari 88 jamaah haji khusus dan 16 furodah yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, Kota Malang, Banyuwangi, Blitar, Kabupaten Malang, dan Jakarta.

Calon Jamaah Haji tersebut diberangkatkan secara langsung oleh kepala Kementerian Agama Kota Malang Muhtar Hazawawi setelah salat Subuh di halaman Masjid An-Nur Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Pada sambutannya, Hazawawi mengatakan, ketika melakukan ibadah haji di Arab Saudi nanti, CJH khusus dan furodah ini harus menjaga nama baik jamaah Indonesia di mata dunia. “Marilah ketika di sana nanti kita menjaga nama baik Indonesia dan umat Islam di dunia,” pesannya.

Dia menjelaskan, nama baik tersebut disematkan pada jamaah haji Indonesia selama ini karena jamaah haji Indonesia terkenal disiplin, ramah, dan kompak ketika menjalankan ibadah rukun Islam ke-5 ini. “Ini adat ketimuran yang musti dijaga baik-baik budayanya semoga menjadu haji yang mabrur,” kata Muhtar.

Untuk itu, ia menyarankan, agar CJH plus yang diberangkatkan hari ini untuk selalu nyaman dan tidak memaksakan diri ketika beribadah haji, seperti ketika ibadah lempar jumroh. “Tidak usah memaksa pokoknya harus nyaman dan membantu jamaah lainnya,” ujar Muhtar.



Sementara itu, manager marketing PT. Tiga Cahaya Utama sekaligus Koordinator Lapangan acara Pemberangkatan haji Hady Miqdad Arrosyid menjelaskan, kalau CJH plus yang diberangkatkan hari ini akan langsung menuju ke Bandara Juanda tidak transit terlebih dahulu di Asrama Haji, Surabaya.

“Tidak masuk embarkasi jadi langsung ke Juanda jam 10.50 terus Jakarta 20.00 dan berangkat ke Jeddah langsung,” tuturnya.

Hady juga menjelaskan, CJH ini bakal melaksanakan ibadah haji mulai hari ini sampai 27 Agustus mendatang. “Tanggal 28 mereka akan kembali di Indonesia,” ujarnya.

Untuk diketahui, jamaah haji khusus ini merupakan program ekslusif yang mana CJH tak perlu mengantre hingga 25-27 tahun seperti jamaah haji reguler tapi masa tunggunya ialah lima sampai tujuh tahun saja. Sementara itu, untuk jamaah furoda ialah jamaah haji yang tak perlu menunggu masa antre karena merupakan rekomendasi yang diajukan langsung ke Kerajaan Arab Saudi.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Rofia Ismania