PSTI: Kalau JPU dan Hakim Ikut Masuk Angin, Gawat!

PSTI: Kalau JPU dan Hakim Ikut Masuk Angin, Gawat! - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA – Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro angkat bicara terkait persidangan terdakwa mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono.

Dia mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan hakim agar tidak ikut-ikutan masuk angin seperti empat anggota Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan

“Kalau JPU dan hakim ikut masuk angin, gawat,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Baca: Tanggapi Curhatan SBY, Fadli Zon: Tidak Usah Baper, Saya Setiap Hari Di-bully



Sebelumnya, empat anggota Polri dari Satgas Antimafia Bola yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara tindak pidana umum dengan terdakwa Joko Driyono di PN Jaksel, Selasa (28/5/2019), tidak dapat memastikan bahwa barang-barang bukti yang disita dari kantor PT Liga Indonesia berkaitan dengan penyidikan perkara match fixing atau pengaturan skor sepak bola. Itulah yang oleh Indro ditengarai sebagai “masuk angin”.

Empat anggota Satgas yang menjadi saksi pada sidang ketiga kasus ini adalah Pudjo Prasetyo, I Gusti Ngurah Putu Kresna, Riyanto Sulistya, dan Franciscus Manalu.

Dalam persidangan mereka mengakui kedatangan mereka ke kantor PT Liga Indonesia di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, dalam rangka penggeledahan ruangan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, sebagai lanjutan dari perkara dugaan match fixing yang dilaporkan oleh Lasmi Indaryani, dalam perkara terpisah.

Dihubungi terpisah, mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) yang kini Wakil Direktur Visi Integritas Emerson Juntho mengaku sejak awal khawatir kasus ini akan kandas di pengadilan. “Sejak awal saya memang khawatir kasus ini akan kandas di pengadilan,” ujarnya.