Psikolog Cantik Ini Beri 4 Tips Tangani Anak Trauma Teror Bom

Psikolog Keluarga, Tara de Thouars memberikan tips penanganan anak korban trauma.

Psikolog Keluarga, Tara de Thouars memberikan tips kepada para orang tua untuk menangani anak-anaknya yang mengalami trauma atau syok atas ledakan bom. Jangan sampai trauma berkelanjutan dan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak hingga dewasa.

“Trauma menimbulkan perasaan takut, cemas, flashback, bahkan untuk anak-anak reaksi yang biasa muncul adalah menangis, berteriak bahkan bertindak agresif,” kata Tara kepada JawaPos.com, Selasa (15/5). Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua dan lingkungan untuk menghilangkan trauma.

Sebelum Menanggulangi Anak

Pastikan orang tua dalam keadaan emosi yang stabil agar dapat menolong. Karena orang tau yang panik dapat memicu anak bertambah panik dan takut.

“Orang tua tenang anak akan terbawa tenang,” jelas Psikolog berparas cantik itu.

Berikan Rasa Aman

Peristiwa trauma menimbulkan perasaan takut bahwa kejadian sama akan berulang. Berikan rasa aman, secara fisik di dekat mereka.

“Berikan kata-kata positif dan keyakinan bahwa akan selalu ada orang yang melindungi mereka,” ujar Tara.

Alihkan Rasa Takut

Caranya dengan mengajak melakukan kegiatan yan lebih menghibur seperti bernyanyi, mewarnai, menari. Hal ini baik untuk melampiaskan emosi dan mengalihkan ketakutan.

“Bisa mengajak anak dengan kegiatan hiburan untuk mengalihkan rasa takutnya atas apa yang dilihatnya,” ungkapnya.

Ajak Bicara

Ajak bicara apa makna yang ditangkap anak dari peristiwa itu. Tiap anak bisa menangkap dan memaknai suatu peristiwa berbeda-beda.

“Temukan apa hal yang paling mengusiknya kemudian beri penjelasan mengenai fakta dan realitas yang ada agar pikiran butuk dapat diatasi,” tutupnya.


(ika/JPC)