Proses Penggarapan Proyek Adhi Karya Tidak Terganggu Libur Lebaran

Pekerja Adhi Karya sedang melakukan penggarapan Proyek LRT Cibubur-Cawang

Perusahaan tersebut menyampaikan, hari libur pekerja  telah ditentukan sebelumnya selama pengerjaan proyek berlangsung. Sehingga perpanjangan hari libur lebaran tidak mengganggu proses penggarapan proyek.

“Saya kira sesuai jadwal yangg kita buat sudah memperhitungkan hari libur jadi pelaksanaan proyek ini tidak akan mengganggu hari libur yg akan datang,” kata Direktur Operasional Budi Sadewo saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantornya, Jumat (4/5). 

Budi mengatakan, penentuan jadwal libur pegawai kantor dan pekerja proyek berbeda. Khusus untuk pekerja proyek. Libur lebaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing proyek.

“Kan hari libur proyek dan hari libur yang seperti kita ketahui pada umumnya beda. Pasti kita akan belakangan menjelang hari H. Itu kan kantor biasanya kalo proyek bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Jadi enggak harus mengikuti,” tuturnya.

Khusus bagi pekerja proyek lama libur lebaran selama seminggu atau paling lama selama delapan hari. “Biasanya 3 hari sebelum lebaran dan 3 hari sesusah lebaran  jadi 1 minggu lah, paling lama 8 hari,” imbuhnya.

Keputusan tersebut ditempuh untuk menjamin kelancaran penggarapan proyek. Sehingga dapat diselesaikan  sesuai dengan target.

“Kita kan memperhitungkan hari-hari libur dalam schedulenya jadi selama perjalanan proyek ini kita ketahui kalau hari-hari lebaran kita hanya ambil 3 hari sebelum dan sesudah. Kalau sesuai target April sudah bisa selesai. Yang besar itu kan pemasangan rel, system fisik ininya kan yang berat-berat,” tandasnya.


(mys/JPC)