Promoter Tilap 38 Handphone

MALANG KOTA – Dwi Rohanita hanya bisa menyesali perbuatannya setelah aksinya menilap puluhan handphone terkuak. Perempuan berusia 31 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka setelah menipu sejumlah toko gadget. Aksinya berjalan mulus dengan memanfaatkan tugasnya sebagai promoter salah satu merek handphone.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyatakan, tersangka sudah menjalankan aksinya sejak awal Januari 2019. Total ada 38 ponsel yang ditilap Rohanita. ”Jadi, perempuan ini menghubungi sejumlah toko handphone dengan modus ada yang mau pesan,” terangnya.

Saat handphone diantarkan ke Rohanita, promoter yang ditempatkan di Dian Abadi Borobudur itu tak berjanji melakukan pembayaran. Dia berjanji dengan tenggat waktu pembayaran 3–4 hari.  ”Setelah ditagih-tagih sama korban, tersangka tidak mampu membayar. Korban kemudian melaporkannya kepada kami,” tukasnya.

Oleh Rohanita, puluhan handphone yang ditilap sudah dijual dengan harga rugi. Hal itu dilakukan  untuk menutupi sejumlah pembayaran. Asfuri menyebut, total kerugian seluruh korban sekitar Rp 108 juta.

Rohanita sendiri baru 6 bulan bekerja menjadi promoter. Namun, adanya peluang melakukan penipuan tersebut membuatnya gelap mata. Meski awalnya dia hanya berniat melakukan aksi tersebut untuk menambah kebutuhan hidup, tapi kini dia hanya bisa meratapi nasibnya di penjara. ”Semua sudah saya jual rugi (dijual dengan harga murah, Red). Sebagian sudah saya bayarkan untuk handphone juga,” ujar Rohanita.  



Pewarta               : Fajrus Sidhiq
Copy Editor          : Amalia Safitri
Penyunting          : Ahmad Yani
Fotografer           : Rubianto