Program Doktor Mengabdi UB Bantu Peternak Kambing di Malang Selatan

KABUPATEN MALANG – Ampelgading menjadi salah satu daerah di Kabupaten Malang yang kebanyakan penduduknya hidup dari sektor peternakan. Terutama kambing perah.

Populasi kambing perah di wilayah malang selatan tersebut diketahui merupakan yang terbesar di Indonesia. Dengan besarnya jumlah kambing perah yang ada daerah tersebut, maka para peternak memiliki kesulitan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan pakan kambing perah yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Melalui program hibah Doktor Mengabdi yang diluncurkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Brawijaya, Tim Doktor Mengabdi yang diketuai oleh Ir Oyong Novareza, ST, MT, PhD mencoba membantu para peternak.

Bekerja sama dengan Paguyuban Ternak Kambing Kambing Subur Makmur Kecamatan Ampelgading, program itu berlangsung selama Agustus-September.
Lewat program ini, peternak kini bisa menggunakan mesin pencampur pakan ternak. Sehingga proses pemberian makan dapat dipermudah dan lebih menghemat waktu.

Harapannya dengan adanya mesin tersebut dapat meningkatkan pendapatan, kualitas hidup, dan keberlanjutan usaha dari para peternak.

Tak hanya member bantuan mesin pencampur pakan ternak, tim yang juga digawangi oleh Rizki Prafitri, SPt, MA, PhD, Dwi Hadi Sulistyorini, ST, MT, dan Debrina Puspita Andriani, ST, MEng., juga melakukan serangkaian sosialisasi dan pendampingan mengenai pengolahan dan pemberian pakan ternak serta penggunaan mesin pencampur pakan ternak tersebut kepada para peternak.

Sebagai informasi tambahan, Program Doktor Mengabdi (DM) menjadi wadah bagi para dosen yang bergelar akademik Doktor di lingkungan Universitas Brawijaya. Lewat program ini, mereka bisa memberikan sumbangsihnya untuk dari masyarakat luas melalui hibah kompetisi.

Naskah & Foto : LPPM UB
Editor : Indra M