Prihatin Sistem Pertanian Tak Tersentuh Teknologi, Ini yang Akan Dilakukan Unikama-Balitkabi

KOTA MALANG – Prodi Teknik Informatika Unikama (Universitas Kanjuruhan Malang) menggelar kunjungan kerja ke Balitkabi (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi) di Kendalpayak, Kabupaten Malang, Selasa (11/2). Dari kunjungan ini, mereka mendapati sebuah fakta mengejutkan.

“Sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kami observasi sistem farming di sana. Ternyata, di sana belum ada sentuhan teknologi sedikit pun dalam prosesnya. Padahal sekarang ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0 di mana semua harusnya sudah  menggunakan teknologi,” tutur Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika Moh Ahsan, MKom MT.

Prodi Teknik Informatika pun berkomitmen membantu. “Balitkabi mengajak kami keliling dan menjelaskan sistem farming yang dilakukan mulai dari penanaman bibit, perawatan ataupun pemberian pupuk, hingga panen. Semua dilakukan manual oleh manusia tanpa bantuan teknologi. Itulah yang dikeluhkan Balitkabi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, akan ada MoU (memorandum of understanding) antara kedua belah pihak. Harapannya, lewat kerjasama ini, Balitkabi bisa mendapatkan sentuhan teknologi.

“Jika penanaman bibit, perawatan dan panen dapat dilakukan dengan cepat, maka mereka juga bisa menanam bibit lebih banyak lagi,” tambah Ahsan.

Ke depan, dosen maupun mahasiswa Teknik Informatika Unikama juga bisa melakukan penelitian disini. Mereka akan membantu mencari tahu kebutuhan apa saja yang saat ini dibutuhkan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Dekan FST Alexius Endy Budianto, SKom, MM juga menerangkan bahwa kerjasama dibidang riset teknologi ini merupakan kebutuhan dari pertanian dan juga untuk magang mahasiswa.

“Mahasiswa Prodi Teknik Informatika sudah banyak yang menciptakan robot untuk pertanian serta softwarenya. Maka dari itu, kami sepakat melakukan MoU dengan Balitkabi karena di bidang pertanian sangat membutuhkan sentuhan teknologi,” paparnya.

Banyak sekali produk dari Prodi Teknik Informatika Unikama yang dihasilkan oleh mahasiswa dalam bidang smart farming. Contohnya, ada robot pembersih gulma padi, robot pengatur sanitasi air, drone penyiraman tanaman dan hama, sistem pakar untuk deteksi penyakit tanaman, deteksi kelembaban suhu, dan energi surya.

“Tinggal apa yang dibutuhkan oleh Balitkabi untuk meningkatkan sistem farming. Sebenarnya tidak hanya untuk Balitkabi, hanya saja rencananya, hasil riset dari Prodi Teknik Informatika kami peruntukkan ke masyarakat lewat Balitkabi. Sudah saya bicarakan dengan Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) dan Rektor Unikama, mereka sangat mendukung sekali apa yang dilakukan oleh Prodi Teknik Informatika,” tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, pada kunjungannya kali ini, rombongan dari Unikama ditemui oleh Bambang Sri Koentjoro, SP, MKom, Kepala Seksi Jasa Penelitian dan Heriyanto, Ketua Penelitian kacang-kacangan Balitkabi.

 

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Unikama

Editor : Indra M