Pria Lansia Tega Cabuli Dara Kelainan Jiwa Sinergi Jawa Pos

  PATI–Memiliki istri belum cukup bagi Selamet. Kakek berusia 57 tahun ini tega hendak mencabuli tetangganya sendiri. Parahnya, korban berinisial GPA masih berusia 14 tahun. Korban juga diduga menderita gangguan mental.

Aksi bejat itu dilakukan saat orang tua GPA tidak berada di rumah Minggu (17/12) petang. Saat itu ayah korban masih bekerja. GPA di rumah sendirian. Warga Kecamatan Margorejo ini datang ke rumah korban yang sendirian sekitar pukul 17.00.

Merasa tetangga, GPA membukakan pintu untuk Selamet. Di rumah hanya ada GPA. Sebab, ibunya telah bercerai dengan ayahnya. Sedangkan ayahnya masih bekerja sebagai sopir. Biasanya pulang malam.

Pelaku dipersilakan masuk rumah oleh korban. Di rumah itu, pelaku melancarkan aksinya dengan membuka baju. Pelaku juga diduga meremas dada korban. Selang beberapa saat, kerabat korban yang tinggal berdekatan dengan rumah korban mengetahui aksi itu.



Tak lama kemudian, kerabat dan warga berkerumun di rumah korban. Pelaku hampir saja dimassa. Akhirnya salah satu warga melaporkan kepada Bhabinkamtibmas. Pelaku selamat dari amukan massa.

Pelaku dan korban dibawa ke Polsek Margorejo untuk dimintai keterangan. “Korban diduga mengalami gangguan kelainan jiwa. Sebelum adanya aksi pencabulan, korban pernah memamerkan payudara di depan umum. Kemungkinan hal itu yang menjadikan pelaku nekat mendatangi korban,” jelas Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell kemarin.

Korban hingga kemarin masih kesulitan dimintai keterangan. Tetapi, pelaku telah dimintai keterangan. Pelaku mengakui perbuatan itu. Kasus itu saat ini masih ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pati. Jika terbukti melakukan tindak pidana pencabulan anak perempuan di bawah umur, pelaku akan dituntut kurungan penjara di atas lima tahun karena melanggar UU Perlindungan Anak. 

(ks/put/ris/aji/JPR)