Prabowo Siap Nyapres, Partai Demokrat Jadinya Dukung Siapa?

Prabowo Siap Nyapres, Partai Demokrat Jadinya Dukung Siapa?

Mengenai dua sosok capres yang ada saat ini, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyebut, partai berlambang bintang mercy itu sampai saat ini masih mendengar aspirasi dari konstituen. Ia menuturkan, saat ini posisi Partai Demokrat masih berada di tengah-tengah, antara kedua kekuatan politik itu.

“Kami Demokrat tidak ingin mendapatkan masukan dari satu pihak saja,” kata Roy di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/4).

Roy khawatir jika partai sudah mengumumkan dukungan kepada salah satu capres, maka sikap konstituen Partai Demokrat menjadi terbelah. Pertama, konstituen yang mendukung sesuai dengan dukungan partai.

Kedua, jika tidak sesuai dengan dukungan partai, maka mereka dikhawatirkan justru akan meninggalkan Partai Demokrat.

“Kalau kami mendeklarasikan dekat kepada Pak Jokowi, mungkin rakyat yang dekat dengan Pak Prabowo, yang mau protes atau memberikan saran mungkin enggak berani,” ungkap Roy.



Dengan berada di posisi tengah, sambung Roy, pihaknya akan lebih dapat mendengar aspirasi kedua belah pihak.

Lebih lanjut Roy menuturkan, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menilai capaian kinerja pemerintahan Jokowi-JK cukup baik, meskipun masih banyak yang bisa dikritisi. Atas dasar itu pula, pihaknya menegaskan masih belum dapat menentukan sikap.

“Terus terang banyak yang harus diapresiasi dari pembangunan Pak Jokowi selama empat tahun ini. Tapi, banyak juga yang harus dikritik ya. Misalnya infrastuktur, sebagian (untuk) masyarakat itu kelihatan, tapi sebagian juga untuk siapa?” katanya.

Terakhir, pakar IT itu menuturkan partainya akan terus melakukan komunikasi secara komprehensif untuk menentukan capres yang didukung. “Kami masih membuka kemungkinan. In politic anything can possible. Dan belum ada biru yang disebut birunya Demokrat,” pungkasnya.


(aim/JPC)