Prabowo Sebut 2030 Indonesia Bakal Bubar, Kader Golkar Bilang Begini

Prabowo Sebut 2030 Indonesia Bakal Bubar, Kader Golkar Bilang Begini

Pendapat tersebut kemudian memancing tanggapan dari Inisiator Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Syamsul Rizal. Menurutnya statement mantan Danjen Kopassus tersebut terbilang berlebihan dan bernada provokatif.

“Terlalu lebay dan berlebihan, tanpa beliau jelaskan pun saat ini satu Indonesia ini pun tahu kondisi Indonesia saat ini lagi terpuruk, tetapi kan bukan itu yang kita butuhkan. Jadi kesannya provokatif,” ungkap Syamsul kepada RADAR MALANG ONLINE, Selasa (20/3).

Syamsul menerangkan, seharusnya Prabowo dalam menyampaikan hal itu harus diikuti dengan indikasi sumber kehancuran yang dimaksud.

“Pertanyaannya itu harus dibalikin siapa yang mau menghancurkan? Apakah kita sendiri atau dari luar,” lanjutnya.

Lebih lanjut Syamsul mengatakan, negarawan sekaliber Prabowo seharusnya tidak mudah terbawa emosi. Sebagai panutan banyak orang selayaknya mantan Danjen Kopassus ini memperlihatkan kearifannya.



Bahkan, lanjutnya, jika memang ada indikasi kehancuran negara, sudah sepatutnya Prabowo ikut turut mencarikan solusi terbaik demi bangsa ini, bukan malah memanaskan situasi dengan pendapat yang berbau provokatif.

“Alangkah lebih baik dan elegan jika beliau (Prabowo, Red) itu memberikan solusi dengan mengumpulkan seluruh elemen bangsa. Ayo kita rajut semua elemen bangsa ini. Itu baru berdialektik secara politik,” tegas Syamsul.

Syamsul juga berharap bahwa Prabowo dalam mengeluarkan pendapatnya jangan diiringi oleh kepentingan politik demi mendapat keuntungan salah satu pihak dengan mendramatisasi situasi.

“Jangan karena hanya kepentingan politik. Lebih baik beliau berbicara soal perspektif berbangsa dan bernegara. Apa yang beliau tahu itu sampaikan kepada negara dan libatkan instrumen negara,” pungkas Syamsul.


(ce1/sat/JPC)