PPDB Jalur Prestasi Minimal Juara Tingkat Kota, Tapi Ada Juara Tingkat Kecamatan Nekat Daftar

KOTA MALANG – Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP jalur prestasi hingga hari ini (15/5) masih terus berdatangan. Dalam peraturan Dinas Pendidikan Kota Malang, prestasi peserta didik yang diseleksi untuk jalur ini minimal sertifikat tingkat kota.

Namun dari pantauan Radarmalang.id, banyak orang tua yang tetap mengirimkan berkas putra mereka dengan jenjang prestasi setingkat gugus, kelurahan, kecamatan dan lomba-lomba yang diadakan pihak swasta.

Mereka, memang kebanyakan berasal dari Kota Batu dan Kabupaten Malang. Di ketentuan, sebenarnya disdik menulis jika semua lampiran prestasi wajib disertai bukti rekomendasi kepala sekolah SD asal siswa.

Ade K, salah satu calon pendaftar yang ditemui, justru membawa berkas yang belum sesuai Juknis PPDB. ”Anak saya, kebetulan menang juara gugus, sepak bola. Kecamatan ada. Siapa tau, siswanya bisa terjaring ikut ke jalur prestasi,” ujar warga Pakis ini

Alasan Ade memasukkan putranya ke Kota Malang, lantaran kerjanya juga ada di tengah kota. ”Agak deg-deg an. Soalnya kan jalur pindah warga perbatasan sudah tidak ada. Anak saya berpestasi kebetulan, ya saya masukkan,” jawabnya.



Sementara, ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Malang Drs. Burhanudin saat ditanya, mengatakan jalur yang diperkecil ini tentu bisa menjaring siswa prestasi, namun imbas dari zonasi 90 persen, tidak banyak siswa yang bisa direkrut.

”Tentu yang diterima kecil, maka persaingannya pasti ketat sekali. Kemungkinan, kalau juara internasional, nasional, provinsi banyak, ya yang juara kota bisa dikit apalagi kecamatan. Tapi itu kan keputusan ada di disdik. Terkait lebih dan rincinya ada di mereka.” jawabnya.

Ia membenarkan tahun lalu siswa yang diterima jalur prestasi, dibagi sesuai klasifikasi bidang kejuaraan, lalu direkomendasikan ke sekolah tertentu yang mampu mengakomodir kejuaraan siswa.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Laoh Mahfud