PPDB Hari Pertama Dimulai Pukul 05.00

KOTA BATU – Sejak pukul 05.00 kemarin (17/6), halaman SMPN 1 Kota Batu sudah penuh dengan para calon wali murid. Mereka tampak tak ingin ketinggalan jadwal pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP yang dimulai sejak kemarin (17/6) hingga Rabu (19/6) mendatang. Salah satu calon wali murid, Mardi Setya Ningsih, mengeluhkan panjangnya antrean yang tidak dibarengi dengan sigapnya persiapan panitia.

”Di awal, harus ambil formulir dulu. Para orang tua pun inisiatif sendiri membuat nomor antrean agar urut dan tidak rebutan atau berdesakan,” keluh Ningsih. Selain itu, minimnya sosialisasi juga dia rasakan sehingga ada beberapa kekurangan dokumen yang belum dia lengkapi. ”Di banner itu nggak ada keterangan bawa fotokopi akta kelahiran yang sudah dilegalisasi, jadi tadi saya ngurus dulu,” tambahnya.

Mendengar adanya keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SMPN 1 Kota Batu. ”Kekurangan dan kelebihan yang terjadi saat ini (kemarin) bisa jadi bahan evaluasi. Kepala sekolah juga sudah mempersiapkan rencana lain untuk hari besok (hari ini),” terang Punjul kepada awak media.

Menurut dia, banyak wali murid yang datang pagi hari karena ada isu bahwa lolos tidaknya calon peserta didik bakal melihat siapa yang mendaftar duluan. ”Padahal itu kan melihat jarak terdekat. Kalau aturan paling cepat mendaftar itu berlaku jika ada pendaftar dengan jarak yang sama,” tutur Punjul.

Adanya sistem zonasi pada PPDB tahun ini memang masih menimbulkan pro dan kontra. Namun, Pemkot Batu berkeyakinan bila aturan itu sebenarnya punya dampak positif. ”Kelebihannya, tidak ada sekolah favorit, sehingga semua rata. Begitu juga guru, sebagai ASN harus siap jika suatu waktu dipindah. Karena kualitas guru juga harus merata,” papar Punjul.



Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kota Batu Tatik Ismiati menyatakan jika lolos tidaknya para peserta bakal didasarkan pada keputusan sistem. ”Jadi tugas sekolah memberi formulir, memverifikasi, dan membantu entri data. Seleksi ya lewat sistem,” kata dia.

Seperti diketahui, kuota PPDB jalur zonasi di Kota Batu secara keseluruhan turut bertambah. Total, ada sisa 75 kursi dari jalur prestasi, perpindahan orang tua/wali, dan minat bakat olahraga. Sesuai aturan, jumlah tersebut harus dialokasikan ke jalur zonasi di masing-masing sekolah. SMPN 1 Kota Batu yang kuota jalur zonasi awalnya 272, bertambah menjadi 276 kursi.

Pewarta : Mochamad Sadheli
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya
Fotografer : Mochamad Sadheli