Potensi Pasar Menggiurkan dari 90 Juta Pengguna LINE

MALANG KOTA – Di era digital sekarang ini, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sejatinya tak perlu bingung-bingung memasarkan produknya. Ada banyak media yang bisa dimanfaatkan. Selain situs jual beli online, UMKM juga bisa memaksimalkan media sosial (medsos).

Salah satunya lewat LINE. Selain fitur perpesanan dan pengiriman gambar, medsos yang dikembangkan perusahaan asal Jepang itu juga punya LINE Shopping. Lewat fitur itu, para pengguna bisa melakukan aktivitas jual beli lewat LINE.

Stanley Santoso, manager e-commerce LINE, menyatakan, fitur itu tersedia sejak tahun lalu. ”Berawal dari komunitas penjual di LINE@ yang mencapai 400 ribu penjual. Akhirnya, pada Agustus 2016, kami memutuskan membantu UMKM lewat LINE Shopping,” ujar dia saat road show di Hotel Horison Kamis lalu (10/8).

LINE Shopping adalah marketplace yang menjembatani antara pembeli dengan penjual. Potensinya sangat besar bila melihat angka pengguna LINE di Indonesia yang mencapai 90 juta orang. ”Untuk menggunakan fitur ini, pengguna (pelaku usaha) hanya perlu registrasi ke LINE Shopping,” kata Stanley.

Lebih lanjut, Stanley juga membeber tips dan trik yang bisa dilakukan oleh pelaku UMKM dalam memasarkan produknya via LINE Shopping. Di antaranya, jeli dalam menentukan nama produk. ”Nama produk tentunya yang mudah dicari oleh pembeli. Jadi, kita harus pintar-pintar untuk membuat nama produk bagi produk kita. Misalnya, ketika berjualan produk kaus. Penyebutannya bisa dua jenis kata, yakni kaus dan T-shirt,” terang pemuda berusia 25 tahun ini.

Sementara itu, salah seorang pengguna LINE, Kartika Indah Sari, menyebut bahwa medsos menjadi salah satu media efektif untuk memasarkan produk. ”Saya sangat terbantu dengan adanya LINE, di mana cara untuk mengirim gambar dan video lebih mudah. Jadi, memudahkan untuk promo. Selain itu, lewat LINE, saya bisa tahu tren-tren fashion terbaru,” ujar pemilik bisnis hijab ini.

Pewarta: Eviotantinanita
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Dwi Lindawati